Ganjar Kucurkan Rp14 Miliar untuk Perbaiki Jalur Evakuasi Merapi yang Hancur

BNews—JATENG— Pemerinta Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menggelontorkan anggaran Rp14 miliar untuk perbaikan jalur evakuasi Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang, Klaten. Ada tiga jalur yang rusak parah; yakni di Desa Tegalmulyo, Sidorejo dan Tlogowatu.

Diketahui, jalur evakuasi bencana Merapi itu hancur akibat dilintasi kendaraan galian C atau truk penambang. Pemprov Jateng mengucurkan bantuan belasan miliar untuk mengatasi jalur evakuasi sepanjang 5 kilometer dari Desa tegal Mulyo hingga Tlogowatu.

Informasi yang dihimpun Borobudur News, di Desa Tegalmulyo kerusakan terjadi di jalan utama desa hingga Pasar Suworono di Desa Tlogowatu. Itu merupakan jalur evakuasi sisi barat Gunung Merapi.

Namun kerusakan paling parah terdapat di Dusun Deles, Desa Sidorejo di Kecamatan Kemalang. Karena selama ini jalur evakuasi tersebut sekaligus jadi jalan utama para penambang galian C.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo langsung menuju tiga titik jalur evakuasi tersebut usai mengecek aktivitas Gunung Merapi di Pos Pantau Balerante Klaten, Rabu (8/7). ”Kita mau cek jalur evakuasinya. Karena kemarin diusulkan bantuan Pemprov. Dan kemarin kita masih refocusing covid-19,” tutur Ganjar.

Meski berjarak sekitar 10 kilometer dari Pos Pantau Balerante, namun untuk sampai di Sidorejo Ganjar memerlukan waktu hampir setengah jam. Selain tanjakannya cukup tinggi, kondisi jalannya juga sudah hancur karena jadi perlintasan truk penambang.

”Wah kalau jalur evakuasinya dijadikan satu dengan jalur truk-truk ini, ya, rugi. Yang mau kita bantu jalan ini? Janganlah. Ribuan truk kan, yang lewat sini?” kata Ganjar kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Jateng Hanung Triono.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

Jalan yang membuat Ganjar enggan membantu tersebut adalah jalur evakuasi di desa Sidorejo yang juga bersisihan dengan Kali Kuning. Salah satu jalur wedus gembel (awan panas) dan jalur penambang pasir. Untuk jalur tersebut diserahkan ke Kabupaten Klaten.

Namun, setelah mengecek kondisi jalan di Desa Tegalmulyo sampai Tlogowatu, Ganjar menemukan jalan yang lebih parah kerusakannya, yaitu di Desa Tangkil. Ganjar pun memerintahkan agar jalur tersebut juga diperbaiki.

Sementara itu, Hanung menerangkan jika untuk jalur evakuasi yang akan dibantu Pemprov adalah jalur evakuasi di Desa Tegalmulyo sampai Tlogowatu. Total sekitar 5 kilometer panjang jalan yang akan dibantu Pemprov. ”Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan jalan tersebut senilai Rp 14 miliar,” kata Hanung.

”Insyaallah, ini sampai Juli (2020), belanja akan kita keluarkan,” pungkas Ganjar, memastikan. (lhr/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: