Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Gegara Cemburu, Pria Dikeroyok Brutal Usai Konser Monata di Wonosobo

Gegara Cemburu, Pria Dikeroyok Brutal Usai Konser Monata di Wonosobo

  • calendar_month Ming, 2 Agu 2026

BNews—WONOSOBO— Polres Wonosobo berhasil mengungkap kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi seusai konser dangdut Monata di Banaran, Desa Kayugiyang, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, termasuk satu pelaku yang masih berstatus anak.

Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David Putraningtyas, mengatakan seluruh pelaku berhasil diamankan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan secara intensif.

Menurutnya, peristiwa tersebut dipicu persoalan pribadi yang berawal dari rasa cemburu, kemudian berujung pada aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban mengalami sejumlah luka.

“Seluruh pelaku telah berhasil diamankan beserta barang bukti. Saat ini para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Agustinus saat konferensi pers di Mapolres Wonosobo, Rabu (29/7/2026).

Kronologi Pengeroyokan Usai Konser Monata

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di tepi jalan Desa Kayugiyang, sesaat setelah konser dangdut Monata berakhir.

Korban berinisial WH datang ke lokasi konser bersama dua rekannya menggunakan mobil Suzuki Carry. Pada waktu yang sama, dua perempuan berinisial AN dan VN datang bersama teman korban menggunakan mobil Mitsubishi L300.

Setelah konser selesai, AN dan VN bertemu dengan korban di area parkir. Korban kemudian diminta mengemudikan mobil Mitsubishi L300 untuk mengantar kedua perempuan tersebut pulang.

Namun, di tengah perjalanan, kendaraan yang dikemudikan korban dihadang oleh pelaku berinisial AK bersama sejumlah rekannya. Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku saat itu sedang mencari AN.

“Korban sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui persoalan yang terjadi. Namun para pelaku tetap melakukan pemukulan, menarik korban keluar dari mobil, lalu mengeroyoknya hingga mengalami luka,” ujar Arif.

Tak berhenti di situ, korban juga dipaksa menghubungi seorang temannya yang diduga mengajak AN menghadiri konser tersebut. Karena orang yang dicari tidak berhasil dihubungi, korban kemudian dibawa ke kawasan Pertigaan Andongsili.

Di lokasi tersebut, mobil Mitsubishi L300 yang dikendarai korban dibawa pergi oleh para pelaku tanpa izin dari korban maupun pemilik kendaraan.

Polisi Ungkap Motif Cemburu Jadi Pemicu

Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menyimpulkan motif utama pengeroyokan dipicu rasa cemburu salah satu pelaku terhadap AN.

“Karena AN menghindari pelaku, korban justru dianggap membantu membawa perempuan tersebut meninggalkan lokasi konser sehingga menjadi sasaran pengeroyokan,” kata Arif.

Dalam perkara ini, polisi menetapkan empat tersangka, yakni AK (24), warga Kecamatan Leksono, FA (19), warga Kecamatan Watumalang, RTM (20); warga Kecamatan Leksono, dan MU (16), warga Kecamatan Watumalang.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Khusus terhadap MU yang masih berstatus Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), penyidik telah melaksanakan proses diversi sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Sementara itu, tiga tersangka dewasa dijerat Pasal 262 ayat (2) atau Pasal 466 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Republik Indonesia; Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Main Hakim Sendiri

AKP Arif Kristiawan menambahkan, saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara dan terus berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum lebih lanjut.

“Berkas perkara masih kami lengkapi dan terus kami koordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan; ataupun main hakim sendiri, tetapi menempuh jalur hukum yang berlaku,” katanya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less