Gegara Minta Rokok, Yono Tewas Dikapak Tetangga

BNews—JATENG— Diduga gara-gara minta rokok, seorang warga RT5 RW4 Desa Karangrena, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap tewas di tangan tetangganya sendiri. Korban bernama Gustiyono, 50, meninggal usai di kapak WR, 26.

Berdasarkan keterangan keluarga WR, pada Minggu (13/6) siang sekitar pukul 13.00WIB, Gustiyono bertandang ke rumah tersangka . Tak lama kemudian kedua orang itu terlibat cekcok mulut, gegara korban tidak mau memenuhi permintaan tersangka sebatang rokok.

WR kemudian menjadi naik pitam. Seketika tangannya meraih kampak kayu dan langsung diayunkan ke tubuh korban hingga mengenai leher.

Sebenarnya, saat itu Ayah WR sempat mendekap tersangka agar tidak meneruskan keberingasannya. Namun karena tubuh tersangka lebih besar dan kuat, sehingga berhasil melepaskan dekapan ayahnya itu. Dan selanjutnya kembali mengayunkan kampaknya hingga mengenai lengan korban.

Diperkirakan, tersangka mengetahui tetangganya berdatangan ke rumahnya, hingga langsung kabur ke arah persawahan. Dan meninggalkan korban yang jatuh tergeletak di lantai. Sedang sejumlah tetangganya berupaya mengejar tersangka hingga tertangkap di sekitar persahaan dekat rumahnya.

Anggota Polsek Binangun yang mendatangi lokasi segera mengamankan pelaku dan membawa korban ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Namun ketika sampai di Puskesmas korban dinyatakan telah meninggal.

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi melalui Kapolsek Binangun Iptu Siwan membenarkan pihaknya telah mengamankan tersangka di Desa Jepara Wetan Kecamatan Binangun.

Sementara itu, Kepala Desa Jepara Wetan Agus Hariyanto mengatakan, tersangka pernah beberapa kali dirawat di Klinik Jiwa RSUD Banyumas karena mengalami gangguan jiwa. ”Tetapi dia itu kambuh-kambuhan sehingga ketika sembuh maka dia dikembalikan ke keluarganya. Jika kambuh, maka segera kontak ke RSUD Banyumas untuk mengevakuasinya,” terangnya. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: