Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getarannya Terasa hingga Magelang dan Solo
- calendar_month 14 menit yang lalu

Gempa Bantul
BNews—JATENG— Gempa bumi tektonik bermagnitudo 3,5 mengguncang Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (20/8/2026) sore.
Guncangan gempa tersebut turut dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Tengah, termasuk Magelang dan Solo.
Stasiun Geofisika (Stageof) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut dipicu aktivitas Sesar Opak.
Kepala Stageof Sleman, Ardhianto Septiadhi, mengatakan gempa terjadi pada pukul 17.20 WIB.
Episenter gempa berada di koordinat 7,88 Lintang Selatan dan 110,45 Bujur Timur. Lokasi tersebut berada di darat, sekitar 11 kilometer arah timur laut Bantul, dengan kedalaman 21 kilometer.
“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,” jelas Ardhianto.
Gempa Terasa di Bantul hingga Magelang
Getaran paling kuat dirasakan di Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta dengan intensitas III MMI.
Pada skala tersebut, guncangan gempa dirasakan seperti ada truk bermuatan yang melintas.
Sementara itu, getaran dengan intensitas II MMI dirasakan di Kabupaten Kulon Progo dan Sleman, DIY, serta Klaten, Solo, dan Magelang, Jawa Tengah.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Getaran II MMI umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang tergantung bergoyang.
Meski guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, BMKG memastikan hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” katanya.
BMKG Belum Deteksi Gempa Susulan
Stageof BMKG juga terus memantau aktivitas kegempaan setelah guncangan utama terjadi.
Hingga pukul 17.39 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat guncangan gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” katanya.
Masyarakat di wilayah yang merasakan guncangan diimbau tetap waspada, namun tidak panik, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG.
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar