GRI Fun & Fest 2024, Sosialisasi Gerakan Gempur Rokok Ilegal Dibalut Hiburan Bakal Digelar di Alun-alun Magelang
- calendar_month Kam, 9 Mei 2024

Konferensi pers sosialisasi gerakan Gempur Rokok Ilegal (GRI) bertajuk GRI Fun & Fest 2024 di Ruang Meeting Lt.1 Aquatic Sport Center (Gelora Sanden), Rabu (8/5/2024).
BNews—MAGELANG— Pemerintah Kota (Pemkot Magelang) bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Magelang bakal menggelar sosialisasi gerakan Gempur Rokok Ilegal (GRI) bertajuk GRI Fun & Fest 2024. Acara digelar di Alun-alun Magelang pada Sabtu (11/5/2024) mendatang.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, Sarwo Imam Santosa mengungkap bahwa acara yang dibalut dengan hiburan ini memanfaatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Bea Cukai Magelang.
”Tujuan diadakan ini dalam rangka mengkampanyekan gempur rokok ilegal dan untuk mempromosikan Kota Magelang,” ungkapnya, Rabu (8/5/2024).
Imam menjelaskan, dalam GRI Fun & Fest 2024 ini hadir penampil yang siap menghibur masyarakat. Seperti grup Stradivari Orchestra asal Surabaya.
Selain itu ada rally mobil kuno dan pameran stiker di Gedung Loka Budaya. Masyarakat juga bisa menyaksikan pameran mobil-mobil kuno mulai Sabtu (11/5/2024) sore. Rangkaian kegiatan tersebut terbuka untuk umum tanpa dipugut biaya alias gratis.
”Peserta rally mobil kuno kurang lebih hampir 200. Sorenya ada beberapa mobil kuno yang dipajang di depan gedung lama Mapolres Magelang Kota,” jelasnya.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Kepala UPT Sport Center Kota Magelang Bayu Saputro menambahkan, rangkaian acara dimulai pada Sabtu (11/5/2024) pagi. Diawali rally mobil kuno yang bakal menyusuri rute yang disediakan.
”Sore harinya ada beberapa mobil yang dipajang. Lokasi GRI Fun & Fest 2024 ada di Alun-alun. Di sana nantinya ada stan kuliner. Konsernya sendiri dimulai pukul 19.30, openingnya ada band dari Jogja dilanjut sambutan dan sosialisasi yang dikemas dalam bentuk lebih santai karena ada kuis juga. Puncaknya yakni penampilan dari Stradivari Orchestra,” imbuhnya.
Sementara itu, Humas KPPBC TMP C Magelang Siswanto memaparkan, pada 2023, penerimaan negara dari cukai hasil tembakau sebesar Rp213,48 triliun.
Dari anggaran ini, ada pembagian dana kepada setiap daerah penghasil cukai hasil tembakau dan tembakau kering. Dana ini disebut DBHCHT yang dimanfaatkan salah satunya untuk sosialisasi ketentuan dibidang cukai maupun pemberantasan barang kena cukai ilegal.
”Sosialisasi dibalut dengan hiburan ini diharapkan dapat menyampaikan betapa pentingnya peranan cukai bagi kelangsungan pembangunan, sehingga hal ini membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” harapnya. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar