IKF 2025 Hadirkan Nuansa Historis dan Estetik, Borobudur Jadi Visual Ikonik
- calendar_month Kam, 18 Des 2025

Penampilan di Panggung Borobudur Moon Edisi Indonesia Keroncong Festival 2025
BNews-MAGELANG– Perhelatan Indonesia Keroncong Festival (IKF) 2025 yang digelar di Area Lumbini Park, Candi Borobudur, berlangsung meriah dengan dukungan cuaca cerah. Acara resmi dibuka pada pukul 14.00 WIB, dan sejak siang hari penonton sudah mulai memasuki area venue.
Memasuki waktu senja hingga malam, jumlah penonton terus bertambah. Siluet Candi Borobudur yang digunakan; sebagai visual latar belakang panggung membuat suasana IKF 2025 tampak semakin cantik dan artistik.
Pemanfaatan mahakarya warisan dunia tersebut dinilai mampu menghadirkan nuansa historis, estetik, dan berkelas, sekaligus menambah daya tarik pagelaran musik keroncong nasional ini.
Kenyamanan penonton juga terasa sepanjang acara. Di sejumlah momen, alunan musik keroncong berpadu harmonis; dengan instrumen gamelan, menciptakan suasana indah dan merdu yang memanjakan telinga.
Sejak siang hingga sore hari, IKF 2025 menyuguhkan beragam penampilan budaya dan musik, di antaranya Tarian dari Sanggar Bangun Budaya; Sajian Musik Sono Seni Ansambel, Orkes Keroncong Side of X, serta penampilan Kos Atos.
Malam hari, IKF 2025 dibuka secara simbolis melalui penampilan kolosal Sendratari Pramudyawardhani. Usai persembahan tari tersebut; suasana menjadi khidmat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.
IKF 2025 turut dihadiri jajaran pemerintah daerah hingga pusat. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia IKF 2025; H. Didik Haryadi, S.T., S.H., M.H., dilanjutkan sambutan dari Bupati Magelang, Grengseng Pamuji; serta sambutan terakhir dari perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Agustin Peranginangin, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Badan Otorita Borobudur.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Setelah rangkaian sambutan, tampil perform istimewa dari Indra Utami Tamsir, yang kemudian mengajak seluruh jajaran pemerintahan naik; ke atas panggung untuk membuka IKF 2025 secara resmi.
Prosesi pembukaan ditandai dengan membunyikan sejumlah instrumen keroncong seperti cak, cuk, bas betot, dan selo.
Malam IKF 2025 semakin semarak dengan penampilan Indra Utami Tamsir yang memberikan suguhan spesial melalui duet; bersama Didik Haryadi. Pada kesempatan tersebut, Indra Utami Tamsir membawakan tiga lagu berjudul Kr. Citra Pahlawan, Kembang Impen, dan Lgm. Di Bawah Sinar Bulan.
Selanjutnya, panggung diisi oleh Mus Mujiono yang tampil dengan gitar andalannya membawakan lagu Lgm. Kota Solo, Tanda-Tanda, dan Arti Kehidupan. Usai tampil, Mus Mujiono menyampaikan kesan dan pesannya,
“semoga harapan saya di tahun tahun ke depan, di episode-episode ke depan lebih bagus lagi, lebih keren lagi dan bisa mengangkat nama Indonesia di kancah luar negeri, saya juga ingin berbangga dengan adanya IKF ini acara musik Indonesia makin luas dan mudah-mudahan makin dikenal sampai mancanegara”.
Penampilan keempat malam IKF 2025 diramaikan oleh penyanyi keroncong Nur Handayani, yang membawakan lagu Ulan Andung Andung dan Paris Barantai. Penampilannya dikolaborasikan dengan para pemain musik etnik, yakni Hardi Wahyudi, Danang Rainto, Ari Kurniawan, Dimas Dwisepta, dan Rajja Alamsyah.
Selain Nur Handayani, terdapat tiga penampil lain yang juga berkolaborasi dengan musik etnik. Didik SSS bersama Calista tampil membawakan tiga lagu, yakni Medley Cinta, Kr. Dewi Murni, dan Medley Nusantara.
Tak hanya dimeriahkan oleh para penyanyi keroncong nasional, IKF 2025 juga menghadirkan artis ibu kota Citra Scholastika yang membawakan lagu Tilik Jogja, Cintaku, dan Alusi au. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik tradisi dari Etnik Nusantara yang memukau penonton.
Sebagai penutup, penyanyi Kunto Aji tampil membawakan tiga lagu, yakni Rehat, Terlalu Lama Sendiri, dan Angin Mamiri.
Closing IKF 2025 ditandai dengan lagu Rayuan Pulau Kelapa yang dinyanyikan secara bersama-sama oleh seluruh penampil, homeband, serta musik etnik. Suasana penutupan berlangsung meriah, hangat, dan sangat menghanyutkan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh penonton yang hadir. (bsn)
About The Author
Penampilan di Panggung Borobudur Moon Edisi Indonesia Keroncong Festival 2025_Citra 2
- Penulis: BNews 2











Saat ini belum ada komentar