Ini Kronologi Kecelakaan Bus Wisata Masuk Jurang di Magelang

BNews—MAGELANG— Polisi terus mengumpulkan data dan keterangan terkait kecelakaan tunggal bus pariwisata Nopol AB 7799 BS yang masuk ke jurang di Dusun Plalar Desa/Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang, sore tadi. Dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat rem bus tidak berfungsi.
            Informasi yang dihimpun borobudurnews.com, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 sore. Saat itu, rombongan penumpang bus yang berasal dari Mancasan Wirobrajan Jogjakarta itu baru saja pulang dari berwisata di daerah Kopeng Kabupaten Semarang.
            ”Rombongan berangkat dari Jogjakarta sekitar pukul 08.00 pagi,” kata anggota Satlantas Polres Magelang.
            Saat hendak pulang, bus awalnya berjalan seperti biasa. Namun, begitu sampai di turunan curam di dusun Plalar Desa Pakis itu, rem truk diduga tidak berfungsi. Sopir kehilangan kendali dan bus masuk ke dalam jurang.
            ”Tadi bus berguling sebanyak dua kali,” kata Yuli, saksi mata.
            Bus kemudian berhenti di area ladang milik warga setempat setelah menimpa sejumlah pohon. Hingga berita ini ditulis bus belum dievakuasi karena sulitnya medan.
            Kondisi bus mengalami kerusakan cukup parah. Seluruh kaca pecah. Beberapa bagian mengalami rusak dan retak-retak.


            Informasi yang didapatkan, jumlah penumpang dalam bus pariwisata itu ada 48 orang. Saat ini, belum diketahui pasti jumlah korban luka maupun selamat dalam peristiwa ini. Namun informasi sementara tidak ada korban jiwa.
            Kasubag Humas Polres Magelang AKP Santoso mengatakan sejauh ini belum ada laporan adanya korban meninggal. Seluruh penumpang sudah dievakuasi ke rumah sakit jiwa (RSJ) Prof Dr Soerojo, Rumah Sakit Tentara (RST) dan RSU Tidar Kota Magelang. ”Kita masih melakukan penggalian data dan informasi secara lengkap,” katanya. (bn1)
           

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: