Jadi Wali Kota Magelang, Aziz Bakal Realisasikan Program Rp 30 Juta Per RT

BNews—MAGELANG— Wali Kota Magelang Muchammad Nur Aziz dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur akan mewujudkan janji-janjinya yang disampaikan saat kampanye lalu. Hal itu disampaikan usai keduanya dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual, Jumat (26/2/2021).

Aziz mengatakan bahwa dirinya akan langsung bekerja untuk merealisasikan janji-janji saat kampanye lalu.

”Tentunya kita sudah mempunyai visi dan misi. Dalam perkembangannya kita juga memasukkan program-program yang dibuat semacam prioritas. Salah satunya adalah 30 juta setiap RT setiap tahun untuk permberdayaan masyarakat,” katanya.

Dia menyebut, program 30 juta setiap RT setiap tahun itu bukan diwujudkan secara uang tunai. Melainkan dalam bentuk program pembangunan infrastruktur dan non-infrastruktur.

”Program ini kan baru di Kota Magelang, kita kenalkan dulu, penjabarannya. Jangan sampai program ini malah menjadi masalah buat RT dan RW di Kota Magelang,” ujar dia.

Adapun program-program lainnya sudah dititipkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Magelang yang telah disahkan sebelumnya.

Lanjut Aziz, dirinya siap menerima aduan atau masukan dari warganya selama 24 jam dan bisa disampaikan ke nomor 081326213445. Mekanismenya, warga bisa menyampaikan melalui aplikasi perpesanan WhatsApp dan akan ditindaklanjuti atau bisa diteruskan ke OPD terkait.

”Saya menginginkan warga Kota Magelang merasa mempunyai bapak. Kalau merasa ada kesulitan bisa menghubungi, wakil wali kota juga seperti itu, termasuk sekda. Saya ingin semua dapat berkah, antara pemimpin dengan warga itu menyatu,” imbuhnya.

Wakil Wali Kota Magelang, M. Mansyur menambahkan, bahwa program Kota Magelang jadi kota religi akan ditingkatkan. Indikatornya antara lain iman dan takwanya harus meningkat.

Kedepannya direncanakan bakal membangun kampung religi di Kota Magelang. Kata Mansyur, kampung religi ini sebagai simbol bahwa dikampung itu kegiatan keagamaan benar-benar berjalan.

”Insyaallah dengan kampung religi itu sudah bebas narkoba, bebas perjudian dan mudah-mudahan dengan dinamakan kampung religi itu masyarakatnya jadi ikut membawa citra,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: