Jam Sahur Balita di Temanggung Meninggal Usai Dibantai bersama Ibunya

BNews—TEMANGGUNG— Kasus pembunuhan disertai kekerasan terjadi di Temanggung, pagi kemarin. Seorang ibu dan anak dibantai hingga sang anak meninggal dunia.

Korban diidentifikasi bernama Ernawati, 23. Dia dibantai bersama anaknya Anw, yang masih balita.  

Kasus ini terjadi di rumah korban di Desa Tleter, Kecamatan Kaloran, Temanggung. Sang ibu bernama  Ernawati, 23 tahun, mengalami luka parah sedangkan anaknya, Anw yang masih balita meninggal dunia.

Korban, Ernawati, mengalami luka parah hingga tak sadarkan diri dan dirawat di Rumah Sakit Tentara Magelang, sedangkan korban, ANW, meninggal dunia di RSUD Temanggung

Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Alvan Armin menuturkan, pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah diketahui identitasnya. Dugaan sementara motif penganiayaan berujung pembunuhan tersebut karena asmara.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku. Dugan sementara motifnya terkait asmara, pelaku adalah teman dekat korban,” ungkap Alvan.

Jenazah ANW dimakamkan di permakaman umum desa setempat pada Kamis (14/5/2020) dinihari tadi. Tak kurang enam orang saksi telah diperiksa polisi dan sejumlah barang bukti telah diamankan.

Dari keterangan, Ernawati tinggal berdua dengan anaknya sementara sang suami bekerja di Pulau Kalimantan. Sedangkan menurut saksi mata, Paryanto peristiwa penganiayaan tersebut terjadi Rabu (13/5/2020) saat sahur.

Warga dikejutkan tangisan dan teriakan korban, kemhdian bergegas kerumah korban dan melihat ANW bersimbah darah digendong neneknya. Sementara Ernawati tak sadarkan diri di dalam rumah dengan luka yang cukup parah di bagian tubuh. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: