Jembatan Ambrol Jalan Utama Temanggung-Wonosobo Ditutup

BNews—TEMANGGUNG—Jalur utama Temangung-Wonosobo ditutup oleh pihak kepolisian lantaran dinilai membahayakan. Jalan nasional itu ditutup karena sebuah jembatan di Kledung Kabupaten Temanggung ambrol.

Ambrolnya jembatan tersebut diduga, karena pondasi jembatan yang sudah tua tidak kuat menahan derasnya aliran sungai lodukuh yang mengalir di bawahnya. Akhir pekan lalu, sungai dibawahnya meluap dan menggerus bangunan jembatan.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 01 DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Anton mengatakan, ambrolnya jembatan hingga membuat aspal berlubang. Dari hari ke hari retakan bangunan dan lubang semakin melebar akibat tidak mampu menahan terjangan air dengan volume tinggi ditambah dengan beban dari kendaraan yang melintas di jalur nasional ini.

“Terakhir terpantau bagian abutment atau penyangga jembatan juga sudah mulai rusak. Padahal aboutment ini fungsinya sangat vital sehingga jika abutment sampai rusak maka sangat membahayakan, maka tidak ada jalan kecuali menutup dan memperbaikinya,” kata dia.

Sementara itu, akibat penutupan ini kendaraan bermotor, harus memutar lebih dari 10 kilometer lebih. Sedangkan warga yang menggunakan angkutan umum harus berjalan kaki.

“Arus lalu lintas kita arahkan dari Parakan maupun Wonosobo baik roda dua maupun roda 4 kecil kita alihkan melalui Ngadirejo-Jumprit-Tambi,” katanya.

Dia mengatakan penutupan jalan diperkirakan akan berlangsung hingga tujuh hari kedepan, menunggu pembuatan jembatan darurat selesai dibangun. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: