Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Jembatan Gantung Ngembik Magelang Dibongkar untuk Dibangun Permanen, Warga Seberangi Sungai Naik Getek

Jembatan Gantung Ngembik Magelang Dibongkar untuk Dibangun Permanen, Warga Seberangi Sungai Naik Getek

  • calendar_month Rab, 5 Jun 2024

BNews—MAGELANG— Jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Ngembik, Kota Magelang, dengan Desa Bandongan, Kabupaten Magelang telah dibongkar. Jembatan beralas bambu yang melintasi Sungai Progo itu bakal dibangun menjadi jembatan permanen.

Masyarakat setempat pun berinisiatif membuat getek sebagai alternatif penyebrangan. Getek terbuat dari anyaman bambu dilengkapi sekitar 100 galon bekas sebagai penopang agar bisa mengapung di sungai.

Terdapat dua bangku memanjang untuk penumpang agar bisa duduk. Selain itu, terdapat empat tiang bambu sebagai penopang atap dari banner bekas dan empat bambu untuk umbul-umbul.

“Tahun 2024 jembatan dipugar, diganti baru. Saya ajak teman-teman ‘bagaimana buat rakit penyeberangan (getek) pada ikut gak?’ terus ya (teman-teman) ikut,” kata Warga Dusun Candi, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang Fathoni (56), Rabu (5/6/2024).

Dia menjelaskan, getek tersebut khusus ditumpangi orang saja. Sekali menyeberang, getek mampu mengangkut 20 orang namun biasanya hanya membawa beberapa penumpang saja.

”Waktu hari Minggu bawa 17 (orang). Kan banyak yang main-main, selfie-selfie,” jelasnya.

Fathoni menyebut getek tersebut mulai beroperasi sejak hari Jumat (31/5/2024) lalu. Setiap harinya, beroperasi mulai pukul 05.30 hingga 18.00 WIB.

Dia mengaku, pihaknya tidak mematok harga untuk setiap penyebrangan. “(Sekali nyeberang) Kita nggak membatasi, terserah. Mau kasih Alhamdulillah, nggak juga nggak apa-apa. Jadi intinya kerja sambil ibadah. (Kebanyakan kasih) ada Rp2.000, Rp3.000, Rp1.000 juga ada, tergantung,” ujarnya.

Lanjut Fathoni, setiap hari ada dua orang sebagai operator getek tersebut. ”Ada empat orang (operator) satu hari ganti gitu (bergiliran),” katanya.

Salah satu warga Rejosari, Bandongan Sumarti (60) mengaku terbantu dengan adanya getek sebagai alternatif penyebrangan. ”Adanya getek ini terasa terbantu sekali,” pungkasnya. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less