Di Kota Magelang 242 Pasutri Memutuskan Cerai, Ini Penyebabnya

BNews—MAGELANG— Angka perceraian di Pengadilan Agama Magelang tahun 2019 mencapai 242 kasus. Dari angka tersebut, 232 sudah diputus dan sisanya belum selesai. Penyebab utama terjadinya perceraian adalah perselisihan dalam rumah tangga.

Humas Pengadilan Agama Kota Magelang Imdad mengatakan, ada beberapa alasan penyebab terjadinya perceraian. Faktor paling tinggi adalah perselingkuhan. Disusul masalah ekonomi dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

”Faktor utama keretakan rumah tangga karena kemunculan orang ketiga hingga mengakibatkan perceraian,” kata Imdad, tadi siang (31/12).

Dia menjelaskan, dari 242 kasus permohonan cerai didominasi pemohon dari pihak istri. Yakni cerai gugat alias diajukan istri sebanyak 172 kasus dan carai talak atau diajukan suami sejumlah 60 kasus.

”Dari 242 kasus cerai di tahun 2019, Pengadilan Agama Magelang sudah menyelesaikan 232 kasus. Sedang sisanya akan dilanjutkan Januari 2020,” jelas Imdad. (*/han)

Penulis: Wahid Fahrur Annas (Mahasiswa Magang IAIN Purwokerto)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: