Kakek Tukang Becak Meninggal Dunia Saat Bawa Penumpang

BNews–JOGJA– Cukup tragis nasib seorang kakek tukang becak di Jogja ini. Dirinya mendadak meninggal dunia saat mengaiz rejeki membawa penumpang pada Selasa malam kemarin (28/1/2020).

Sugono Prayitno, 58 warga asal Gunungkidul ini tiba-tiba meninggal dunia di daerah Jalan Taman Siswa Yogyakarta. Tepatnya disebelah SPBU Sultan Agung.

Dari informasi yang diperoleh, korban mendadak terjatuh dijalan tersebut sekitar pukul 19.30 wib dan meninggal dunia. “Korban mendadak jatuh saat mengantar penumpang,” ungkap Kapolsek Pakualaman Komisaris Polisi Aslori.

Aslori mengatakan kronologi kejadian bermula saat korban menarik becak dalam perjalanan mengantar salah satu warga setempat. Penumpang itu naik becak dari Jalan Sultan Agung yang rencanannya menuju ke Jalan Manuk Beri Yogyakarta.

Sebelum sampai di tempat tujuan, korban pingsan di atas becaknya lalu terjatuh di lokasi kejadian. “Korban diduga sudah tidak kuat menahan rasa sakit saat menarik becak. Dia jatuh di sebelah timurnya SPBU Sultan Agung persis, sebelum traffict light,” imbuhnya.

Menurut Aslori, kejadian ini menjadi perhatian sekaligus membuat kaget warga yang sedang melintas di ruas jalan tersebut. Warga kemudian menolongnya, termasuk melaporkan ke Polsek Pakualaman.

Mendapat informasi tersebut, petugas Polsek Pakualaman dan Tim Medis PSC 119 Yes Kota Yogyakarta bergegas mendatangi lokasi kejadian. Korban lantas dilakukan pemeriksaan di tempat.

Petugas memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan di tubuh korban.

Kepolisian lalu menghubungi keluarga korban. Sesuai alamat di KTP, rumah korban di Karanganom 2, Desa Ngawen, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, ternyata korban mempunyai riwayat penyakit stroke dan jantung. “Keterangan dari keluarganya ada riwayat stroke dan jantung,” ujar Aslori.

Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta pada pukul 21.00 WIB untuk keperluan visum. “Harus menunggu persetujuan keluarga kalau dilakukan otopsi. kalau keluarga keberatan kan nanti tanda tangan surat pernyataan bahwa tidak dilakukan autopsi,” pungkasnya. (*/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: