Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Perhatikan, Deretan Makanan yang Harus Dihindari Penderita Maag Saat Puasa

Perhatikan, Deretan Makanan yang Harus Dihindari Penderita Maag Saat Puasa

  • calendar_month Rab, 20 Apr 2022

BNews—KESEHATAN— Bagi pengidap maag yang ingin berpuasa, wajib memperhatikan asupan makanannya agar penyakit tidak kambuh. Pasalnya, mengonsumsi makanan yang salah dan menerapkan gaya hidup tidak sehat bisa memicu maag kambuh yang pada akhirnya membatalkan puasa.

Puasa sebenarnya bermanfaat untuk pengidap maag lho. Meski begitu, puasa juga bisa menjadi bumerang ketika kamu bebas mengonsumsi makanan apapun, terutama makanan-makanan pemicu maag. Lantas, makanan seperti apa sih yang bisa memicu maag kambuh saat puasa? Simak penjelasan berikut ini.

1. Makanan tinggi lemak

Makanan berlemak dapat menurunkan fungsi otot LES yang menjaga asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan. Selain itu, makanan berlemak juga bisa menunda pengosongan perut.

Ketika kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, maka risiko maag pun meningkat. Contoh makanan berlemak yang sebaiknya dihindari, yaitu daging merah, gorengan, mentega, susu, keju, dan es krim.

2. Makanan pedas

Penelitian telah menunjukkan bahwa makanan pedas dapat menyebabkan sakit perut dan memicu sensasi terbakar pada pengidap asam lambung. Hal ini disebabkan oleh capsaicin, senyawa kimia yang membuat makanan terasa pedas, yang dapat mengiritasi bagian kerongkongan dan menyebabkan refluks asam.

3. Buah dan sayuran tertentu

Sayuran dan buah umumnya amat disarankan untuk pengidap maag. Meski begitu, ada beberapa jenis buah dan sayuran yang perlu dihindari pengidap maag lho. Beberapa diantaranya adalah nanas, jeruk, lemon, limau, jeruk bali, tomat dan bawang-bawangan mentah. Alasannya, beberapa buah tersebut bercita rasa masam yang bisa memicu refluks.

4. Minuman tertentu

Beberapa minuman umum juga dapat memicu gejala maag, seperti minuman berkafein dan berkarbonasi. Beberapa contoh minuman yang sebaiknya dihindari yaitu alkohol, kopi, teh, soda dan lain-lain.

5. Makanan yang sulit dicerna

Gemar mengonsumsi makanan berlemak seperti kue cake, cokelat, atau keju? Hati-hati, makanan seperti itu merupakan menu yang sulit dicerna yang bisa memperlambat pengosongan lambung. Nah, hal inilah yang bisa menyebabkan peningkatan peregangan di lambung. Ujung-ujungnya, kondisi itu bisa meningkatkan asam lambung.

Kenali Manfaat Puasa untuk Pengidap Maag

Menurut ahli ternyata puasa juga bisa menyembuhkan penyakit maag. Menurut riset ahli, tidak ditemukan adanya kelainan pada pengidap maag fungsional ketika menjalankan puasa. Justru hal yang sebaliknya terjadi, mereka merasa keluhan sakit maagnya berkurang dan merasa lebih sehat saat berpuasa. Kok bisa?

Kata ahli, maag biasanya timbul karena pola makan yang tidak teratur dan konsumsi makanan yang bisa memicu masalah lambung. Misalnya, makanan berlemak, asam, atau pedas, minuman bersoda, atau merokok. Nah, puasalah yang membuat pola makan pengidap maag jadi lebih teratur. Keteraturan inilah yang bisa membuat pengidap maag bisa sembuh.

Selain itu, maag juga acap kali disebabkan oleh masalah psikologis. Misalnya, stres atau penyakit psikosomatik, yang bisa meningkatkan asam lambung. Namun, ketika puasa masing-masing individu akan mengendalikan diri secara psikologis. Pengendalian inilah yang menjadi faktor penting untuk tetap sehat. Ingatlah, jiwa yang sehat merupakan kunci agar hidup tetap sehat.

Berbagai macam penyakit fisik sering kali disebabkan karena masalah mental atau jiwa yang terganggu. Seperti di atas contohnya, penyakit psikosomatik yang bisa meningkatkan asam lambung, atau pengidap hipertensi yang tensinya naik bila mengalami gangguan emosi. Contoh lainnya, pengidap asma yang bisa kambuh bila sedang stres. (*)

Sumber: halodoc.com

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less