Kamu Lagi Suka Sama Seseorang? Berikut Doa Ketika Jatuh Cinta Dalam Islam

BNews—MAGELANG— Jatuh cinta bisa terjadi kepada siapa saja, baik perempuan maupun laki-laki. Dan ternyata terdapat doa ketika jatuh cinta dalam Islam yang dilengkapi dengan latin dan artinya.

Saat sedang jatuh cinta, alangkah baiknya umat Muslim memanjatkan doa kepada Allah SWT agar diberikan yang terbaik dalam urusan percintaan. Lalu, apa doa ketika jatuh cinta dalam Islam, yang dilengkapi dengan latin dan artinya?

Berikut ini beberapa bacaan doa saat jatuh cinta kutip dari situs resmi Santri Laduni:

Surat Yusuf ayat 4

Doa pertama yang dibaca ketika jatuh cinta dalam Islam adalah Surat Yusuf ayat 4 yang dibaca sebanyak tiga kali.

Idzqoola yuusufu li abihi yaa abati inni roatu ahada ‘asyaro kawkaban wasy syamsa wal qomaro roaytuhum lii saajidiin.

Artinya: (Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, ”Wahai Ayahku! Sungguh, Aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”

Kemudian membaca doa berikut ini sebanyak tujuh kali. Wa-alqaytu ’alayka mahabbatan minnii walitushna’a’laa ‘ainii. Allohumma sholi ’ala sayyidina Muhammad wa’ala ali Muhammad.

Surat Ar Ra’d ayat 13

Doa kedua yang dibaca ketika jatuh cinta dalam Islam adalah Surat Ar Ra’d ayat 13.

Wa yusabbihur-ra’du bihamdihii wal-malaa`ikatu min khiifatih, wa yursilus-sawaa’iqa fa yusiibu bihaa may yasyaa`u wa hum yujaadiluna fillaah, wa huwa syadiidul mihaal.

Artinya: Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dialah Tuhan Yang Maha keras siksa-Nya.

Surat An Nur ayat 26

Doa ketiga yang dibaca ketika jatuh cinta dalam Islam adalah Surat An Nur ayat 26.

Al-khabiisaatu lil-khabiisiina wal-khabiisuna lil-khabiisaat, wat-tayyibaatu lit-tayyibiina wat-tayyibuna lit-tayyibaat, ulaa`ika mubarra`una mimmaa yaqulun, lahum magfiratuw wa rizqung kariim.

Artinya: Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga). (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: