Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Jelang Ramadan 2026, Polresta Magelang Perkuat Peran Da’i Kamtibmas

Jelang Ramadan 2026, Polresta Magelang Perkuat Peran Da’i Kamtibmas

  • calendar_month Sel, 3 Mar 2026

BNews-MAGELANG – Guna memperkuat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif; Polresta Magelang menggelar kegiatan Pembinaan Da’i Kamtibmas Tingkat Polresta Magelang Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polresta Magelang, Selasa (3/3/2026), menjadi momentum sinergi antara aparat kepolisian dan tokoh agama di Kabupaten Magelang.

Acara yang digelar mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri langsung Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Sianipar, S.I.K., S.H.

Turut hadir Ketua Da’i Kamtibmas Kabupaten Magelang Atok Rahman Hakim, S.H.I., M.Pd., serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Fauzi, S.Ag., M.Pd.

Da’i Kamtibmas Jadi Cooling System

Dalam sambutannya, Kapolresta Magelang menegaskan bahwa Polri memiliki tugas pokok memelihara keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, peran masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung tugas tersebut.

“Pembentukan Da’i Kamtibmas bertujuan menciptakan situasi aman melalui penguatan silaturahmi antara Polri dengan ulama, ustadz, dan tokoh agama,” ujar Kombes Pol Herbin Sianipar.

Ia menambahkan, para Da’i memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi sekaligus cooling system atau penyejuk ketika muncul isu-isu sensitif maupun provokatif di tengah masyarakat.

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Ramadan

Menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2026, Kapolresta Magelang juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi peningkatan gangguan kamtibmas, termasuk kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.

Melalui para Da’i, kepolisian menitipkan sejumlah pesan kepada masyarakat, di antaranya larangan balap liar dan penggunaan knalpot tidak standar, larangan bermain petasan serta menerbangkan balon udara yang berpotensi membahayakan, hingga antisipasi tawuran remaja seperti fenomena perang sarung.

Selain itu, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas dengan memastikan; rumah dalam kondisi terkunci dan kendaraan menggunakan kunci ganda saat ditinggal ibadah Tarawih.

Warga juga diminta bijak menyaring informasi di media sosial agar tidak mudah terprovokasi berita hoaks, serta menjauhi minuman keras dan narkoba.

Edukasi Hukum dan Penyerahan KTA

Kegiatan Pembinaan Da’i Kamtibmas ini juga diisi dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber.

Nur Rofingah dari BNN memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, AKP Rosyid Khotibul Umam selaku Kanit Tipikor menyampaikan materi pencegahan korupsi,; serta Ipda Isti Wulandari selaku Kanit PPA memaparkan pencegahan kekerasan seksual.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Sebagai bentuk legalitas dan penguatan peran, dilakukan penyerahan simbolis Kartu Tanda Anggota (KTA) Da’i Kamtibmas kepada peserta. Selain itu, para peserta juga menerima buku saku yang memuat materi tindak pidana korupsi, kekerasan seksual, serta bahaya narkoba.

Dengan pembekalan tersebut, sebanyak 60 peserta yang hadir diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah; masyarakat dengan menyisipkan pesan-pesan kamtibmas dalam setiap dakwahnya, guna mewujudkan Kabupaten Magelang yang aman, damai, dan religius. (bsn

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less