Kapan Pembelajaran Tatap Muka di Magelang Digelar? ini Kata Bupati

BNews—MUNGKID— Proses pembelajaran tatap muka begitu dinanti nantikan oleh pelajar dan orang tua. Kesusahan menangkap pembelajaran online dan kejenuhan siswa menjadi penyebabnya.

Namun, kapan pembelajaran tatap muka bisa dilakukan? Bupati Magelang Zaenal Arifin menyebut saat ini belum bisa dilakukan.

Mengingat kawasan Kabupaten Magelang masih zona orange penyebaran covid-19. Artinya masih berbahaya.

Sehingga, kata dia pembelajaran tatap muka saat ini belum dapat dilaksanakan. Hal ini karena syarat mutlak zona adalah kuning atau hijau belum terpenuhi.

Seperti diketahui, Kabupaten Magelang saat ini masih dalam zona oranye dan tren kasus konfirmasi Covid-19 terus mengalami kenaikan.

“Untuk SD, SMP, dan PAUD, syarat untuk tatap muka belum terpenuhi. Syarat mutlak zona adalah kuning atau hijau,” katanya, Senin (5/10/2020).

Aziz mengatakan, baru tujuh sekolah di Jawa Tengah yang sudah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Evaluasinya pun bagus.

Namun, hal ini belum dikembangkan di sekolah di kabupaten yang lain, atau menjadi kebijakan untuk diterapkan di daerah lain, termasuk Kabupaten Magelang.

“Pembelajaran tatap muka baru tujuh sekolah se Jawa Tengah. Ini belum dikembangkan sekolah di kabupaten lain. Satu provinsi baru uji coba tujuh sekolah itu. Hasilnya bagus, tapi belum ada kebijakan terkait itu, apakah ada pengembangan lain belum ada. Belum dikembangkan menjadi sebuah kebijakan daerah lain termasuk kabupaten magelang,” katanya.

Ia menekankan, syarat mutlak zona untuk pembelajaran tatap muka adalah zona kuning atau hijau. Zona kuning dengan resiko ringan sendiri juga baru ‘dapat’, tetapi tak wajib dan dengan catatan tertentu.

Meski demikian, pihaknya tetap menyiapkan kesiapan protokol kesehatan baik sarana dan penunjang adaptasi kebiasaan baru di sekolah, jika sewaktu-waktu pembelajaran tatap muka sudah boleh dilaksanakan.

“Ini memang syarat untuk tatap muka belum terpenuhi, syarat mutlak zona adalah kuning atau hijau, kuning tidak wajib. Kuning bisa, tapi tak wajib dengan catatan tertentu. Sementara kita tetap menyiapkan kesiapan protokol kesehatan terkait sarana dan lainnya untuk tatap muka,” katanya.

Sekolah atau satuan pendidikan di Kabupaten Magelang pun masih harus menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang membuat inovasi pembelajaran baik melalui siaran televisi, secara daring, dan yang terbaru adalah melalui radio. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: