Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kebakaran SMPN 1 Tegalrejo Magelang, Ruang Kelas Sementara Terbakar Kerugian Rp1,5 Miliar

Kebakaran SMPN 1 Tegalrejo Magelang, Ruang Kelas Sementara Terbakar Kerugian Rp1,5 Miliar

  • calendar_month 15 menit yang lalu

BNews—MAGELANG— Kebakaran melanda SMPN 1 Tegalrejo, Kabupaten Magelang, pada Selasa (29/9/2026) dini hari. Api membakar bangunan perpustakaan yang sejak Agustus dialihfungsikan sementara menjadi ruang kelas serta area dapur sekolah.

Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu korsleting listrik. Tidak ada laporan barang milik siswa yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran Diketahui Satpam Sekolah Tetangga

Kepala SMPN 1 Tegalrejo, Sunarto, mengatakan kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 01.00 WIB lebih sedikit. Api justru diketahui oleh satpam Sekolah Pertanian Pembangunan Negeri (SPPG) yang berada di sebelah sekolah.

Sebelumnya, petugas jaga malam SMPN 1 Tegalrejo sempat berkeliling sekitar pukul 00.30 WIB. Namun, saat itu kebakaran belum diketahui.

“Satpam SPPG yang berada di pos lantai dua melihat ada kobaran api yang sudah meninggi. Mereka langsung berbondong-bondong datang ke sekolah dan sebagian lari melapor secara langsung ke pos Pemadam Kebakaran Tegalrejo,” ujar Sunarto.

Sunarto kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 03.15 WIB. Saat itu petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pemadaman terhadap sisa-sisa api.

“Api utama di bagian atas sudah surut setelah satu unit pemadam menyiramkan air. Namun, titik api yang masih cukup besar berada di bagian bawah karena tumpukan buku-buku perpustakaan,” jelasnya.

Perpustakaan Dialihfungsikan Jadi Ruang Kelas

Bangunan yang terbakar sebenarnya merupakan ruang perpustakaan SMPN 1 Tegalrejo. Namun, sejak Agustus 2026, ruangan tersebut untuk sementara dialihfungsikan menjadi ruang belajar siswa kelas 8.

Penggunaan ruangan sebagai kelas sementara dilakukan karena tiga ruang kelas utama SMPN 1 Tegalrejo sedang menjalani revitalisasi. Rencananya, ruangan perpustakaan tersebut digunakan sebagai kelas sementara selama tiga bulan.

Akibat kebakaran, sejumlah perlengkapan belajar-mengajar yang berada di dalam ruangan hangus terbakar. Di antaranya 32 kursi, 16 meja siswa, satu set meja dan kursi guru, serta koleksi buku perpustakaan.

Kerugian Kebakaran Ditaksir Rp1,5 Miliar

Sunarto menyebut total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Nilai kerugian mencakup sejumlah aset dan barang non-aset yang berada di dalam bangunan.

“Total taksiran kerugian mencapai Rp1,5 miliar. Ini mencakup barang aset maupun non-aset seperti kompor di dapur dan buku-buku perpustakaan yang harganya cukup mahal,” ungkap Sunarto.

Meski sebagian besar perlengkapan di ruangan tersebut terbakar, pihak sekolah memastikan tidak ada barang milik siswa yang ikut terbakar. Hal itu karena para siswa memiliki kebiasaan membawa pulang seluruh perlengkapan belajar mereka.

Posisi bangunan yang terpisah dari gedung utama juga membantu mencegah api merembet ke ruang kelas lainnya.

Untuk sementara, kegiatan belajar-mengajar siswa kelas 8 dipindahkan ke area aula sekolah.

Polisi Olah TKP Kebakaran SMPN 1 Tegalrejo

Jajaran Polsek Tegalrejo bersama Tim INAFIS Polres Magelang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa pagi. Pemeriksaan berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Kapolsek Tegalrejo AKP Zubaidah mengatakan hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan kebakaran akibat arus pendek listrik.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Dapat disimpulkan bahwa dugaan penyebab kebakaran adalah arus pendek. Di TKP ditemukan stop kontak nempel yang dipasang menggunakan kabel serabut tidak standar, serta sisa sisa peninggalan dispenser di ruang perpustakaan. Diduga kuat dispenser tersebut masih dalam kondisi terhubung ke stop kontak non-standar tersebut,” terang AKP Zubaidah.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, instalasi kabel yang tidak standar menjadi salah satu temuan penting dalam penyelidikan penyebab kebakaran.

Saat ini kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian. Garis polisi juga dipasang untuk menjaga status quo lokasi sekaligus mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less