Candi Borobudur Siap Dibuka Kembali, Wisatawan Masuk Wajib Pakai PeduliLindungi

BNews—MAGELANG— Candi Borobudur di Kabupaten Magelang bersiap membuka kembali destinasi wisata bagi turis lokal dan mancanegara. PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur Prambanan dan Ratu Boko terus berkoorinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Informasi yang dihimpun, selain Borobudur, Candi Prambanan dan Ratu Boko dalam waktu dekat ini direncanakan akan kembali dibuka untuk umum. ”Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, masuk dalam 20 destinasi wisata yang akan diizinkan untuk buka,” terang Sekretaris Perusahaan PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Emilia Eny Utari, Rabu (8/9).

Ia mengatakan, ketiga candi tersebut berlokasi di wilayah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3 dan 2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali; akan dilakukan uji coba protokol kesehatan di obyek wisata yang berlokasi di daerah dengan PPKM Level 3.

”Sesuai Instruksi Mendagri itu, obyek wisata yang akan menjalani uji coba tersebut bakal ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf),” katanya.

”Dalam uji coba tersebut, obyek wisata wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi milik pemerintah untuk melakukan skrining terhadap wisatawan dan pegawai. Selain itu, anak berusia kurang dari 12 tahun belum diizinkan masuk ke obyek wisata,” sambungnya.

PT TWC saat ini masih berkoordinasi dengan Kemenparekraf terkait rencana pembukaan tiga candi tersebut. Koordinasi dilakukan, antara lain, terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat bagi wisatawan dan pegawai yang akan masuk ke obyek wisata.

Nantinya, wisatawan dan pegawai yang hendak masuk ke tiga candi tersebut harus memindai kode (QR Code) yang telah disiapkan dengan aplikasi Peduli Lindungi di telepon seluler mereka. ”Kami masih menunggu QR Code itu dari pusat (Kementerian Kesehatan) karena harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” ucapnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Imbuh Emilia, setelah mendapatkan QR Code itu, pihaknya akan dilakukan simulasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi di tiga candi yang bakal dibuka. ”Setelah simulasi dilakukan dan berjalan lancar, pembukaan kembali Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko baru bisa dilakukan,” pungkasnya. (ifa/han)

Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: