Kebakaran Terparah, 114 Ha Hutan Merapi Gosong

BNews– MAGELANG– Kebakaran Gunung Merapi paling parah terjadi, sejak empat hari terakhir. Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) merilis akibat kebakaran itu sebanyak 114 ha hutan menjadi hangus tak tersisa.
”Hari ini (27/9) kita masih lakukan pemadaman dan pemantauan karena masih ada beberapa titik api,” kata Kepala TNGM Edy Sutiarto.
Pihaknya ingin memastikan tidak ada bara api yang bisa memicu kebakaran susulan. ”Sekarang sudah ada 114 hektar di blok Ngandong Desa Ngargomulyo dan Blok Gunung pasir, Gentong dan Genting Desa Ngargosuko, Kecamatan Srumbung, yang hangus,” jelasnya.
Luasan lahan itu, katanya menjadi yang terbesar selama kejadian kebakaran musim kemarau ini. ”Secara material tidak bisa kita hitung karena ini jelas merugikan bagi lingkungan,” katanya.
Dia mengatakan saat ini petugas masih melakukan pemantuan dengan cara Mob Up atau memastikan api sudah mati. Kemudian membuat sekat bakar untuk melindungi lahan yg tidak terbakar.
Adapun, dia menyebut kebakaran hutan ini menyebabkan flora dan fauna di tiga blok menjadi rusak dan terbakar. Beberapa tanaman yang rusak adalah Tesek, Elo, Ipik, Waru, Aren, Kedoya, Cangkring, Senu, Semutan, Rempelas, Cepogo, Gondang, Manis jangan, Krembil, Dadap, Puspa, Salam, Klebak, Blondo, Tutup. (ie)

foto : FMMH

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: