IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Kembali Lontarkan Awan Panas, Gunung Merapi Masih Ditutup Untuk Pendakian

BNews—JOGJA— Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran dari puncaknya Selasa sore (27/8). Sekitar pukul 18.09 wib guguran awan panas tercatat di alat seismogram BPPTKG Yogyakarta.

Dari informasi resmi BPPTKG Yogyakarta luncuran awan panas dengan amplitude maximal 70 mm dengan durasi kurang lebiih 198,90 detik. “Untuk jarak luncur awan panas tersebut mencapai 2000 meter ke arah hulu kali Gendol Sleman Yogyakarta,”tulisnya.

Untuk saat ini status merapi masih level II atau Waspada meskipun mengeluarkan awan panas kembali. BPPTKG memberikan beberapa rekomendasi terkait kejadian tersebut.

BACA JUGA : RUSAK 2 HEKTAR LAHAN, BEGINI UPDATE KEBAKARAN HUTAN MERAPI
Loading...

Pertama rekomendasinya yakni kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Kedua radius 3 km dari puncak Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.

Ketiga masyarakat yang tinggal di KRB III mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi. Keempat jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Kelima masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenahi erupsi Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat. Masyarakat bisa menghubungi melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz atau melalui website resmi BPPTKG di situs www.merapi.bgl.esdm.go.id.

Masyarakat juga bisa mengakses  media sodial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274)514180-514192. Dan yang terakhir pemerintah daerah direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi merapi saat ini.(bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: