Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Ibu Menyusui Alami Baby Blues

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Ibu Menyusui Alami Baby Blues

  • calendar_month Kam, 21 Des 2023

BNews-KESEHATAN- Baby blues adalah perasaan sedih yang muncul dan mungkin dialami oleh ibu pasca melahirkan. Masalah ini bisa terjadi pada 4 dari 5 ibu beberapa hari pertama setelah persalinan.

Baby blues bisa memengaruhi ibu menyusui dari segala ras, usia, pendapatan, budaya, dan tingkat pendidikan. Umumnya kondisi ini terjadi selama dua minggu, tapi juga bisa berlangsung lebih parah dalam jangka waktu yang lama.

Mau tahu gejala dan cara mencegah baby blues? Berikut ulasannya!

Gejala Baby Blues

Baby blues biasanya dimulai 2 hingga 3 hari pasca persalinan. Dalam banyak kasus, gejala yang dialami oleh busui bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu 10 hingga 14 hari.

Dalam rentang waktu tersebut, busui akan mengalami gejala berupa:

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
  1. Merasa ingin menangis atau menangis tanpa alasan yang jelas karena pemicu kecil.
  2. Mengalami perubahan suasana hati atau menjadi sangat mudah tersinggung.
  3. Merasa tidak memiliki ikatan dengan Si Kecil.
  4. Kehilangan bagian dari kehidupan lama, seperti kebebasan untuk pergi hangout bersama teman.
  5. Khawatir atau merasa cemas berlebihan tentang kesehatan dan keselamatan bayi.
  6. Merasa gelisah atau mengalami insomnia, padahal sedang kelelahan.
  7. Mengalami kesulitan membuat keputusan atau berpikir jernih.

Cara Mencegah Baby Blues pada Busui

Melansir dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, ibu bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini untuk membantu mencegah baby blues pasca persalinan:

  1. Membuat persiapan sebelum melahirkan

Salah satu persiapan yang paling penting adalah finansial. Persiapan yang matang sebelum persalinan dapat mengurangi tekanan keuangan yang mungkin saja muncul setelah kelahiran bayi.

Selain keuangan, persiapkan juga kesehatan mental dan fisik. Dengan memiliki perencanaan yang matang, ibu dapat fokus pada kesejahteraan diri dan bayi tanpa harus memikul beban yang berlebihan.

  1. Komunikasi dan pembagian tugas

Melalui komunikasi terbuka, suami dapat memberikan dukungan emosional yang penting bagi ibu pasca melahirkan. Ketersediaan untuk mendengarkan dapat membantu mengurangi stres yang memicu baby blues.

Pembagian tugas juga diperlukan untuk mengurangi beban kerja ibu setelah melahirkan. Dengan cara ini ibu dapat merasa lebih terbantu dan memiliki waktu yang cukup untuk istirahat, pemulihan, serta perawatan diri.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
  1. Mencukupi waktu istirahat

Ibu membutuhkan banyak waktu istirahat untuk membantu proses pemulihan pasca persalinan. Cara ini dapat memulihkan energi, mengurangi kelelahan, dan mempercepat proses penyembuhan.

Mencukupi waktu istirahat juga dapat membantu menjaga keseimbangan hormon. Dengan terjaganya stabilitas hormon, cara ini dapat menurunkan potensi perubahan mood pemicu baby blues.

  1. Konsumsi makanan bergizi

Cara selanjutnya adalah dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang. Ibu bisa mengonsumsi makanan dengan tinggi protein, seperti susu, keju, daging, ikan, yoghurt, dan kacang-kacangan.

Makanan dengan tinggi protein bisa mempercepat proses pemulihan dan menjaga tubuh tetap bugar. Protein juga dapat mendukung keseimbangan hormon dan mencukupi energi untuk ibu menyusui.

  1. Minta bantuan ahli

Ketika beberapa langkah di atas tak mampu mencegah munculnya gejala baby blues pada ibu menyusui, silakan diskusikan hal ini dengan psikolog atau psikiater untuk mendapatkan koping terbaik.

(*)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less