Beli Psikotropika Lewat Shoppe, Pemuda Di Magelang Diringkus Polisi

BNews–MUNGKID– Obat terlarang jenis psikotropika diduga keras mulai beredar di kalangan anak sekolah di Kabupaten Magelang. Buktinya, Polres Magelang berhasil meringkus salah satu pelaku pengedar sekaligus pemakai obat terlarang tersebut.

Kasat Narkoba Polres Magelang, Iptu Bintoro Thio Pratama saat jumpa pers kepada awak media membenarkan kejadian tersebut. “Kami amankan satu pelaku pada 2 Januari 2021 lalu di rumahnya. Dimana pelaku ini sudah diintai oleh petugas beberapa waktu,” katanya (20/1/2021).

Pelaku tersebut diketahui bernama Wahyu Bayu Aji, seorang pemuda 22 tahun. Ia ditangkap di rumahnya di Desa Kradenan Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang.

“Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.00 wib saat itu. Dimana proses pemeriksaan di rumahnya didampingi saksi yang merupakan perangkat desa setempat,” imbuhnya.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, lanjutnya Wahyu Bayu Aji meunjukkan bungkus rokok yang diambil dari saku celana pendek warna hitam miliknya. “Ternyata di dalam bungkus rokok tersebut berisi satu strip Psikotropika jenis Alprazolam seberat 1mg berjumlah dua butir,” ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka kepada petugas, dirinya memperoleh barang terlarang tersebut dengan cara membeli online di aplikasi Shopee.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan di dalam kamar tidur tersangka, dan lokasi lain. Saat itu tersangka mengaku menyimpan Psikotropika di lorong rak aquarium; dan oleh tersangka ditunjukkan lokasi penyimpanan tersebut.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Petugas melakukan pencarian dan menemukan barang bukti total berupa 62 butir pil Alprazolam 1mg, 104 butir pil reklona 1mg, dan 60 butir pil Atarax 1mg,” ujarnya.

Petugas juga berhasil mengamankan handphone tersangka yang digunakan untuk transaski. Tersangka ini juga mengaku bahwa maksud dan tujuan memiliki dan menyimpan psikotropika tersebut untuk dikonsumsi sendiri dan untuk persediaan tersangka.

“Namun dugaan kuat tetap diperjualbelikan kepada anak sekolah sesuai penyelidikan awal. Dan kini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Magelang untuk penyelidikan lanjutan,” tegasnya.

Bintor juga menyampaikan untuk pasal yang disangkakan adalah  62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. :Barang siapa secara tanpa hak, memiliki, menyimpan dan/atau membawa psikotropika dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun; dan pidana denda paling banyak Rp. 100.000.000,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: