Ketahui Ciri-ciri Maag Kambuh dan Cara Mengatasinya
- calendar_month Sel, 7 Mar 2023

ILUSTRASI: seseorang mengalami sakit maag (foto: pixabay/derneuemann)
BNews—KESEHATAN— Gejala sakit maag bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan bisa sering kambuh, terutama bila penderitanya tidak menjaga pola makan dengan baik. Meskipun pada umumnya gejala sakit ini bisa menghilang dengan perawatan sederhana.
Pola makan yang bisa menyebabkan kekambuhan atau memperburuk kondisinya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak, makanan asam, dan makanan pedas, serta minum minuman berkafein, bersoda, dan beralkohol.
Selain itu, ada beberapa hal yang juga dapat memicu maag kambuh, seperti:
- Sering telat makan, makan terlalu cepat, atau langsung tidur setelah makan
- Pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan kurang tidur
- Stres berlebihan atau masalah kejiawaan, seperti gangguan kecemasan dan depresi
- Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat pereda nyeri, antibiotik, dan obat kortikosteroid
- Penyakit tertentu, seperti penyakit asam lambung (GERD), sindrom iritasi usus besar, dan infeksi bakteri Helicobacter pylori
Saat maag kambuh, ada beberapa tanda atau ciri dispepsia yang bisa dikenali, yaitu:
- Nyeri ulu hati
- Sakit perut di bagian kiri atas
- Perut kembung
- Perut terasa kenyang meski baru makan sedikit
- Perut terasa tidak nyaman setelah makan
- Sering bersendawa atau kentut
- Mulut terasa asam atau pahit
- Mual atau muntah
Ciri-ciri maag kambuh tersebut bisa saja intensitasnya ringan, tetapi mungkin juga berat hingga mengganggu aktivitas, apalagi bila penderitanya tidak menjaga pola makannya atau tidak mampu mengendalikan stres yang dialami.
Meski umumnya tidak berbahaya, sakit maag perlu diatasi, terlebih jika sering kambuh. Penanganan untuk maag kambuh perlu disesuaikan dengan pemicu atau penyebabnya. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi maag kambuh, yaitu:
1. Hindari makan makanan dan minuman pemicu maag kambuh
Untuk mencegah sekaligus mengatasi sakit maag, Anda perlu menghindari konsumsi makanan yang memicu maag kambuh, seperti makanan berlemak, asam, dan pedas. Minuman yang mengandung soda, kafein, dan alkohol juga sebaiknya Anda hindari agar sakit maag bisa segera teratasi.
2. Konsumsi makanan secara perlahan dan dalam porsi yang kecil
Anda dianjurkan makan secara perlahan dan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil selama menderita sakit maag. Hindari pula berbaring setelah makan. Beri jeda setidaknya 3 jam antara waktu makan dan waktu tidur. Ini tidak hanya meringankan gejala maag saja, tetapi juga mencegah asam lambung naik.
3. Konsumsi makanan atau minuman untuk sakit maag
Beberapa makanan atau minuman bisa meredakan gejala maag kambuh. Misalnya, teh chamomile dapat meredakan rasa tidak nyaman di perut dan mengurangi produksi asam lambung berlebih.
Chamomile juga bersifat antiradang yang artinya mampu meredakan rasa sakit. Selain chamomile, makanan atau minuman yang mengandung jahe, daun mint, dan licorice juga dapat meredakan gejala penyakit maag.
Jika Anda mengalami ciri-ciri maag kambuh dan sudah menjalani penanganannya secara mandiri tetapi gejalanya menetap lebih dari 3 hari atau sering kambuh dalam waktu 2 minggu, sebaiknya periksakan ke dokter. (*)
Sumber: alodokter.com
About The Author
- Penulis: BNews 7




Saat ini belum ada komentar