Kisah Heroik A Yani 15 Menit Duel Melawan Babi Hutan di Salaman

BNews—SALAMAN— Senin siang (12/8) lalu, Ahmad Yani seperti biasa berangkat ke ladang. Di Kawasan Perbukitan Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang.

Selain menengok tanamannya, bapak berusia 45 tahun ini juga merumput. Juga mencari ranting kayu untuk dibawa pulang.

Namun, tiba-tiba sebuah teriakan perempuan mengagetkannya. “Ada perempuan minta tolong,” kata Dusun Sabrang Desa Paripurno Kecamatan Salaman.

Tanpa banyak berpikir dia mancari sumber suara. Dia lari. Sembari membawa sebuah sabit di tangannya.

Baru beberapa meter hendak melewati sungai, sebuah babi hutan berukuran besar menjuju ke arahnya. Berlawanan arah. Babi itu menyeruduk. “Saya terjatuh,” katanya.

Saat jatuh, Yani diseruduk beberapa kali. Tepat di dadanya. Kemudian paha kaki. Juga tangan sebelah kiri.

Yani sebenarnya bisa saja tak melawan. Membiarkan babi hutan itu pergi. Namun, dia berpikir sebaliknya. “Babi ini harus saya matikan,” ungkapnya.

Loading...

Duel pun berlangsung di tengah Kali Kluban yang saat itu alirannya kecil karena kemarau. Hanya Yani yang berani. Saat duel ada beberapa warga yang datang. Tapi hanya Yani yang berduel sendirian. “Sekitar 10-15 menit saya duel sama babi itu,” kata dia.

Babi itu cukup besar. Yani sempat kewalahan. “Itu besar, panjangnya kayaknya 1,5 meter,” ujar dia.

Tak mudah melumpuhkan babi itu. Saat duel celananya sempat tersangkut di taring babi. Dia sempat beberapa kali terseret, lalu bangun lagi.

Hingga akhirnya tiga kali tebasan sabitnya melumpuhkan Babi hutan tersebut. Babi kemudian dibawa oleh warga.

Yani mempertaruhkan hidupnya melawan babi hutan itu. Sebelum dibunuhnya babi hutan sudah menyerang sejumlah petani di desanya dan Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman. Lima orang jadi korban. Satu meninggal. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: