Kisah Pilu, Ibu Meninggal Dunia Jatuh Dari Motor Tinggalkan 4 Orang Anak Kecil
- calendar_month Kam, 15 Jun 2023

Dua anak meratapi jasad ibunya Suriani yang meninggal akibat jatuh dari motor_tribun
BNews–NASIONAL- Empat bersaudara ini harus merasakan pilunya kehidupan di usia yang masih sangat belia.
Mereka adalah Nisa Bila Maulana (12), Salsabila Maulana (8), Rizky Maulana (5), dan Hafid Maulana (2). Mereka sudah ditinggal pergi ibunya.
Kini, mereka tinggal bersama paman dan neneknya di sebuah rumah kayu, di Jalan Majang, Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.
Ibunya, Suriani (40) meninggal dunia akibat terjatuh dari motor usai mencari nafkah di Pasar Palakka, Selasa (6/6/2023) sekitar pukul 17.00 Wita.
Sementara ayahnya, sudah empat tahun pergi merantau dan tak kunjung memberi nafkah, apalagi sekadar memberi kabar.
“Katanya mau pergi merantau saja, tapi tidak pulang-pulang,” kata Usman, paman yang kini mengasuh empat anak itu (10/6/2023)
“Kurang lebih dua tahun merantau ke Marisa, Sulawesi Utara dan tidak pernah menafkahi anaknya,” lanjutnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Tanpa kasih sayang kedua orang tua, keempat anak ini tak putus asa. Mereka tetap melanjutkan pendidikan.
Nisa Bila Maulana, sebentar lagi akan masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Salsabila Maulana masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Karena masih sangat muda, Rizky Maulana dan Hafid Maulana belum sekolah.
Usman yang belum menikah, berperan mengganti tugas orang tua anak-anak ini untuk memberi nafkah. Keseluruhan tanggungan Usman adalah empat anak itu. Termasuk ibu Usman dan adik laki-lakinya.
“Saya sendiri yang nafkahi,” ucapnya.
Menjadi tulang punggung keluarga, Usman sehari-hari bekerja sebagai buruh gudang. Dari pekerjaannya, ia diberi upah Rp 80 ribu per hari.
“Dulu waktu almarhumah masih hidup, biasa jual pop ice di pasar. Biasa juga jadi tukang antar-antar pesanan,” jelasnya.
“Biasa juga waktu almarhumah hidup, anak pertamanya bantu-bantu cari uang dengan pungut sampah plastik kemudian dijual,” sambungnya. (*/tribun)
About The Author
- Penulis: Pemela





Saat ini belum ada komentar