Viral! Warung Angkringan di Magelang Pasang Baliho ‘Kepak Sayap Empon Empon’, Terinspirasi dari Politisi

BNews—MAGELANG— Ada yang unik di depan warung angkringan ‘Wedangan Mas Ali’ yang berlokasi di Sumberrejo, Mertoyudan, Magelang. Nampak sebuah baliho yang cukup menarik perhatian.

Baliho itu bertertuliskan ‘Kepak Sayap Empon Empon’ dengan berlatar warna merah dan terdapat latar belakang bermacam empon-empon (rempah-rempah). Yang mana ditempatkan di depan gerbang masuk lokasi warung angkringan tersebut.

Pemilik warung angkringan, Fajar Ali mengatakan bahwa ide membuat baliho tersebut berawal saat dirinya melihat maraknya baliho Puan Maharani dan menjadi sorotan publik.

”Warung kami ini kan sudah tutup selama sebulan tapi sebelum tutup itu juga sudah berat, karena corona ini juga sudah setahun lalu dan jadi pukulan yang luar biasa. Omset terjun bebas sampai 75 persen,” katanya kepada BorobudurNews, Kamis (19/8/2021).

”Dengan tutup sebulan itu kan harus ‘mengenalkan’ lagi ke orang, nah saya mikirnya, ide apa yang bisa membuat orang cepat ingat kalau kami sudah buka lagi. Ternyata sekarang yang lagi diomongin kan Kepak Sayapnya Puan Maharani,” sambungnya.

Terinspirasi dari baliho politisi tersebut, Pria yang membuka usaha angkringan sejak 2018 ini kemudian mendesain baliho sebagai alat promosi warung angkringannya.

”Kata-kata yang paling diomongin kan kepak sayap, jadi saya pakai kepak sayap empon-empon. Harapan, (warung) bisa buka lagi dan ramai lagi seperti dulu,” imbuh Fajar.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Dia menyebut, baliho ‘Kepak Sayap Empon Empon’ tersebut dipasang sejak 12 Agustus 2021 lalu. Alasan menggunakan kata ‘empon-empon’, lanjut Fajar, karena angkringannya menjual minuman tradisional.

”Andalan kami memang empon-empon, jadi menunya itu tradisional. Tujuannya tempat tongkrongan dengan menu yang tradisional seperti wedang jahe, wedang uwuh, wedang tape dan lain sebagainya,” sebutnya.

Tambah Fajar, warung angkringan buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 21.00 WIB. Namun khusus hari Minggu, buka mulai pukul 17.00 sampai 21.00 WIB.

”Dulu sebelum pandemi itu ramai, jadi tempat nongkrong banyak orang. Kemudian pandemi ini kan, orang mau datang juga mikir-mikir apalagi sempat tutup, jadi orang harus tau ini kalau kami sudah buka lagi. Itulah kenapa saya membuat baliho tersebut,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: