Komunitas Difabel Magelang Salurkan Bantuan kepada Pengungsi Merapi

BNews–MUNGKID– Keterbatasan fisik tidak menjadi kendala mereka untuk saling membantu. Padahal mereka juga masuk dalam kelompok masyarakat beresiko tinggi dalam bencana.

Namun, mereka tetap memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam pengurangan, penanganan, pengelolaan resiko bencana.

Komunitas Difabel Kabupaten Magelang mewujudkan partisipasinya terhadap situasi Gunung Merapi yang ditetapkan statusnya menjadi siaga III sejak 5 November 2020 lalu. Dimana 5 Desa di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III harus diungsikan warga yang masuh katagori rentan.

Mereka ini juga tergabung dalam Layanan Inklusi Disabilitas (LIDi) Kabupaten Magelang yang dibentuk oleh Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Partisipasi tersebut diwujudkan dengan menyalurkan dukungan pengelolaan pengungsi yang inklusif.

“Dukungan yang mampu kami berikan saat ini berupa alat bantu tongkat bagi tuna netra, Higienis kit, Handzanitizer, Masker, Pampers untuk lansia, susu untuk anak dan bumbu dapur,” ungkap Marsono Ketua Unit LIDi PB BPBD Kabypaten Magelang

Dukungan tersebut diserahkan kepada sektor logistik posko induk Kabupaten Magelang dan langsung didistribusikan ke pos pengungsi Desa Ngrajek pagi tadi (28/11/2020).

“Meskipun jumlahnya tidak seberapa, semoga dukungan yang disampaikan oleh teman teman disabilitas ini bisa semakin menguatkan pengelolaan pengungsi di Kabupaten Magelang yang inklusif bagi semua,” ujarnya.

Marsono juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung terlaksananya kegiatan ini. “Semoga mampu membantu dan memberikan contoh kepada lainnya juga,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: