Kuburan Sudah Digali, Jenazah PDP Covid-19 Di Kudus Ditolak Warga

BNews—NASIONAL— Jenazah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 ditolak warga saat hendak dimakamkan di tempat pemakaman umum. Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Desa Loram Kulon, Kudus, Jawa Tengah.

Ironisnya, lubang kubur untuk korban sebenarnya sudah digali. Lantaran terjadi penolakan warga, jenazah akhirnya diputuskan untuk dikubur di pemakaman desa tetangga di Loram Wetan.

”Iya, memang sempat terjadi penolakan. Tapi syukurlah, jenazah akhirnya sudah bisa dimakamkan,” kata Camat Jati, Andrias Wahyu Adi di sela rapat koordinasi dengan para kepala desa se-Kecamatan Jati, Selasa (7/4).

Andrias menjelaskan, peristiwa penolakan pemakaman jenazah sebenarnya terjadi pada Sabtu (4/4) lalu. Kejadian bermula ketika pemilik lahan pemakaman di Desa Loram Kulon menolak jenazah PDP dimakamkan di lokasi tersebut.

”Lokasi pemakaman memang bukan milik umum. Meski sebenarnya sudah diwakafkan secara lisan. Tetapi ahli warisnya keberatan,” katanya, Selasa (7/4).

Padahal, tukang gali kubur sudah menggali kubur untuk jenazah tersebut. Karena ada penolakan, pihak pemulasaran jenazah mengalah dan memindahkan jenazah PDP tersebut ke pemakaman lain.

Pemakaman akhirnya dipindah sesuai alamat KTP jenazah di Desa Loram Wetan. Semula, jenazah akan dimakamkan di Loram Kulon karena semasa hidup tinggal didesa tersebut.

Loading...

”Beruntung disana (Loram Wetan) tidak diprotes, sehingga bisa dimakamkan di pemakaman umum Desa Loram Wetan,” terangnya.

Untuk menghindari kasus serupa terjadi, pemerintah daerah hari ini langsung mengumpulkan seluruh kepala desa se-Kecamatan Jati di Balai Desa Tanjungkarang. Mereka diberikan sosialisasi dan edukasi tentang penanganan jenazah PDP maupun pasien positif korona.

”Kami harapkan tak ada lagi penolakan seperti ini di Kecamatan Jati,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo ‎menjelaskan, pihaknya tidak bisa memaksakan pemakaman PDP tersebut di Loram Kulon, karena status tanahnya merupakan pemakaman keluarga. Hingga pihaknya memilih untuk memindahkan jenazah tersebut ke Desa Loram Wetan.

“Ini sesuai alamat kependudukannya. Kami juga memberikan penjelasan kepada masyarakat tidak perlu khawatir,” tambahnya. (han)

Kaos Deglang
1 Comment
  1. Haqqie says

    Apa itu yg dimakamkan bukan keluarga?

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: