Kuliah Tatap Muka Dibolehkan Selama PPKM Mikro, Sultan Sebut di DIY Belum Memungkinkan

BNews—YOGYAKARTA— Pemerintah pusat memperpanjang kebijakan PPKM mikro hingga 5 April mendatang. Selama masa perpanjangan tersebut, kegiatan pembelajaran tatap muka di kampus sudah diizinkan secara terbatas.

Kendati demikian, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum mengizinkan pembelajaran tatap muka di kampus dalam waktu dekat. Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan bahwa Pemda DIY belum memberi lampu hijau.

Pasalnya, sebagian besar mahasiswa yang menempuh pendidikan di DIY berasal dari luar daerah. Kehadiran pendatang berisiko memicu gejolak kasus Covid-19 di DIY.

“Belum memungkinkan karena (mahasiswa) dari luar daerah dan luar daerah sekarang kan baru naik (kasus Covid-19), jadi malah belum tentu (belajar tatap muka dilaksanakan)” kata Sultan. Dilansir dari Harianjogja.

Sultan menyebut, tak menutup kemungkinan bila sekolah tingkat SMA menggelar pembelajaran tatap muka lebih dulu. Dengan pertimbangannya bahwa mayoritas siswa merupakan warga lokal.

“Bisa jadi malah SMA dulu yang jelas orang (siswa) lokal. Nanti kami pertimbangkan betul jangan malah asal (izinkan pembelajaran tatap muka perguruan tinggi) terus naik (kasus Covid) malah jadi masalah baru,” ujarnya.

Download Aplikasi BorobudurNews (Klik Disini)

Sementara itu, Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji menyebut bahwa izin penyelenggaraan pembelajaran tatap muka dalam PPKM merupakan kebijakan Pemerintah Pusat. Dalam aturan itu, tak disebutkan jenjang sekolah SMA atau di bawahnya dapat melakukan hal serupa.

Meski demikian, tak menutup kemungkinan ada aturan khusus dari Pemda DIY.  ”Bisa jadi nanti jadi kebijakan lokal, nanti kami akan coba lakukan uji coba (pembelajaran tatap muka di tingkat SMA sederajat),” kata Aji.

”Tapi tentu kami kaji dulu dalam waktu dekat ini, aturan pembatasannya seperti apa, apakah cukup dua jam, atau separuh-separuh dulu dan persiapan guru khususnya untuk sekolah yang gurunya bisa divaksin itu seperti apa,” tutupnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: