Kumpulkan Keping-Keping Sejarah Pengawasan, Bawaslu Kabupaten Magelang Lounching Buku

BNews–MAGELANG— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang lounching sebuah buka berjudul Historia Pengawasan Pemilu di Bumi Gemilang (Periode 2004-2023). Lounching tersebut digelar di ruang sidang mereka kemarin pagi (5/8/2022).

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M. Habib S. mengatakan bahwa buku ini sejarah pengawas pemilu dan kerja kerja pengawasan tahapan pemilu dan pilkada di Kabupaten Magelang. Lounching dan bedah buku ini Bawaslu Kabupaten Magelang tidak sendiri.

“Kami hadirkan juga beberapa mantan anggota pengawas pemilu di Kabupaten Magelang yang juga merupakan narasumber penulisan buku ini. Historia Pengawasan Pemilu di Bumi Gemilang merupakan buku yang bercerita tentang perkembangan lembaga pengawas pemilu dari masa ke masa terutama di Kabupaten Magelang,” katanya.

Ia menyebutkan, bahwa buku ini ditulis ketua dan anggota Bawaslu selama kurang lebih 5 bulan, sejak bulan maret hingga Juli 2022. “Buku ini diberi judul “Historia Pengawasan Pemilu di Bumi Gemilang Periode 2004-2023”, ditulis dengan Metode Historis Fenomenologis. Sebuah upaya pencarian bukti-bukti sejarah, melalui berbagai cara seperti studi pustaka, interview kepada para pelaku sejarah hingga pencarian jejak digital baik on line maupun of line. Istilah “Bumi Gemilang” diambil dari slogan Kabupaten Magelang, yaitu Magelang Gemilang. Gemilang di sini merupakan akronim dari Gemah Ripah Iman Cemerlang,” paparnya.

Habib menjelaskan, dalam buku ini berisi berbagai data dan fakta sejarah yang kemudian diramu, di ‘cek and ricek’ antarsumber data. Kemudian ditulis dengan alam pikir dan mentalitas seorang pengawas pemilu.

“Kami menghadirkan fenomena-fenomena menarik terkait sejarah pengawasan pemilu dan pemilihan dari masa ke masa pasca reformasi 1998 di wilayah Kabupaten Magelang,” tegasnya.

Habib yang juga seorang mantan wartawan ini menjelaskan bahwa; hasil pemilu akan mempengaruhi dan membentuk perjalananan sebagai sebuah bangsa. “Kita bisa menggunakan sejarah sebagai bagian pengalaman dan pelajaran dalam membangun demokrasi dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” terangnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Atas dasar hal itulah, kata Habib pihaknya menulis dan menyusun ulang kepingan-kepingan pemilu dan pilkada sejak Pemilu 2004 hingga Pemilu 2019. “Regulasi yang kita gunakan, bentuk kelembagaan panwas, tahapan pemilu yang ditetapkan, penyusunan DPT, proses kampanye, pemungutan suara, dan rekapitulasi hasil perolehan suara,” jelasnya.

Dengan menulis buku sejarah pengawasan pemilu ini, Habib berharap semangat dan mentalitas pengawas pemilu mampu ditransformasikan. Yakni kepada jajaran pengawas pemilu selanjutnya di semua tingkatan.

“Pepatah mengatakan bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Maka pengalaman-pengalaman yang telah ditorehkan melalui buku ini, semoga mampu memberi penerang bagi generasi yang akan datang,” harapnya.

Habib juga menegaskan bahwa buku ini telah mendapatkan ISBN dari Perpusnas, namun karena menyesuaikan anggaran sementara buku ini dicetak terbatas. “Oleh karena itu untuk lebih jelasnya, bagi pembaca dan masyarakat yang berkeinginan membaca lebih banyak buku ini; dapat mengakses dalam bentuk e-book yang dapat di download di kanal web PPID Bawaslu Kabupaten Magelang,” pungkasnya. (bsn)

DOWNLOAD BUKU Historia Pengawasan Pemilu di Bumi Gemilang (Periode 2004-2023) (KLIK DISINI)

IKUTI KAMI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: