Kyai Thoifur: Respek, PKS ‘Nguri-uri’ Budaya Santri
- calendar_month Rab, 8 Des 2021

Bidang Pembinaan Umat DPD PKS Kabupaten Magelang bersama Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Magelang bertandang ke Pondok Pesantren Putri Roudlotul Huda di Dusun Condromulyo, Tegalrejo, Magelang, Selasa (7/12/2021). (foto: ist)
BNews—MAGELANG— Bidang Pembinaan Umat DPD PKS Kabupaten Magelang bersama Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Magelang bertandang ke Pondok Pesantren Putri Roudlotul Huda di Dusun Condromulyo, Tegalrejo, Magelang, Selasa (7/12/2021).
Kunjungan ini dalam rangka penyerahan trofi dan piagam Lomba Baca Kitab Kuning V tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kyai Thoifur selaku pimpinan pondok menyambut hangat silaturahmi rekan-rekan PKS di kediamannya.
“Kalau tidak salah PKS sudah kali kelima ini menyelenggarakan lomba baca kitab kuning, nggih. Kami betul-betul respek karena ada yang istikamah mau ‘nguri-uri’ budaya santri. “, jelas Kyai Thoifur.
Gus Muhammad Nabil Faidhur Rabbani, putra dari Kyai Thoifur memperoleh juara ketiga pada lomba yang diselenggarakan oleh PKS Jawa Tengah dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional pada bulan Oktober lalu.
Meski tergolong peserta yang paling muda diantara peserta lainnya, ternyata tidak menggetarkan semangat Gus Nabil dalam menyabet trofi juara pada lomba tersebut.
Penyerahan trofi dan piagam diwakilkan oleh Sholikhin Muzahim selaku Dewan Etik Daerah PKS Kabupaten Magelang. Sebelum penyerahan trofi, Sholikhin terlebih dahulu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Kyai Thoifur seputar PKS.
Dia menegaskan bahwa PKS adalah partai politik, yang tugasnya berkecimpung di dunia politik dan bukan mengurusi masalah fikih sehingga siapapun dapat bergabung dengan PKS.
“Kader PKS yang aslinya nahdhiyyin ya akan tetap mengikuti tradisi nahdhiyyin, yang aslinya Muhammadiyah ya tetap Muhammadiyah,” terang Sholikhin.
Kyai Thoifur berharap dengan silaturahmi yang telah terjalin ini tidak berhenti sampai hari ini saja, tetapi dapat berlanjut hingga nanti. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar