Lakukan 7 Kebiasaan ini Agar Daya Ingat Kian Tajam, Salah Satunya Kelola Stres
- calendar_month Sen, 6 Apr 2026

Ilustrasi seseorang sedang membaca buku (Foto oleh Diego Jaimes dari pexels.com)
BNews–TIPS– Sebagian orang mungkin beranggapan bahwa daya ingat menurun hanya karena pertambahan usia. Padahal, pola makan dan gaya hidup bisa berdampak besar pada daya ingat.
Daya ingat yang tajam dapat membantu Anda menyerap informasi, beradaptasi di lingkungan baru, dan mengambil keputusan dengan percaya diri. Nah berikut ini beberapa kebiasan yang bisa membuat daya ingat kian tajam:
1. Membaca buku
Salah satu cara meningkatkan daya ingat yaitu dengan membaca buku secara teratur. Dengan aktivitas ini juga bisa memperluas pengetahuan.
Saat membaca, otak diajak bekerja aktif saat membayangkan cerita, memahami konsep baru, dan membuat koneksi antarinformasi. Hal itu kemudian akan melatih otak untuk fokus, menganalisa, dan mengingat informasi sehingga seiring berjalannya waktu daya ingat pun akan meningkat.
2. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang mengandung omega-3, antioksidan, dan vitamin B kompleks bisa meningkatkan daya ingat. Pasalnya, omega-3 dapat membantu membangun struktur sel otak dan menjaga kelancaran komunikasi antarsel saraf.
Sedangkan antioksidan dapat melindungi otak dari efek radikal bebas yang bisa merusak jaringan otak. Sementara vitamin B kompleks dapat mendukung produksi zat kimia otak yang diperlukan untuk memproses ingatan.
3. Bermain game
Cara meningkatkan daya ingat selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah bermain game, seperti teka-teki silang, sudoku, puzzle, atau catur. Permainan-permainan tersebut diketahui dapat melatih konsentrasi, kemampuan memecahkan masalah, serta memperkuat koneksi antar sel saraf otak sehingga daya ingat meningkat.
Selain itu, aktivitas ini juga dapat membantu mencegah penurunan fungsi kognitif yang umum terjadi seiring bertambahnya usia.
4. Rutin olahraga
Melakukan aktivitas fisik, seperti jalan kaki, bersepeda, berenang, atau senam aerobik, minimal 20–30 menit setiap hari juga diketahui dapat meningkatkan daya ingat. Olahraga dapat melancarkan aliran darah ke otak dan membantu tubuh melepas hormon endorfin yang dapat memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres.
Tak hanya itu, penelitian juga menunjukkan bahwa rutin berolahraga juga dapat merangsang pertumbuhan sel otak baru, terutama di bagian hippocampus yang berperan penting dalam proses belajar dan memori.
5. Tidur yang cukup
Tidur selama kurang lebih 7–9 jam per malam juga dinilai sebagai cara yang tepat untuk meningkatkan daya ingat. Ketik tidur, otak akan memulihkan diri serta memproses dan menyimpan informasi baru ke dalam memori jangka panjang sehingga daya ingat pun akan meningkat.
Sebelum tidur, hindari juga paparan cahaya gadget dan ciptakan suasana kamar yang nyaman agar tidur Anda makin berkualitas.
6. Belajar bahasa baru
Anda juga bisa meningkatkan daya ingat dengan mempelajari bahasa asing. Pasalnya, aktivitas ini melibatkan banyak bagian otak sehingga dapat meningkatkan daya konsentrasi, kecepatan berpikir, serta kemampuan multitasking. Tak hanya itu, belajar bahasa baru juga diyakini mampu menunda penurunan fungsi otak terkait usia dan mencegah kepikunan dini.
7. Mengelola stres
Stres kronis dapat meningkatkan hormon kortisol yang dapat mengganggu struktur dan fungsi otak, khususnya bagian yang berperan dalam proses mengingat. Oleh karena itu, kelolalah stres dengan baik, misalnya dengan melakukan meditasi, yoga, pernapasan dalam, atau berjalan-jalan di alam terbuka.
Selain itu, meluangkan waktu untuk melakukan hobi, berinteraksi dengan keluarga dan teman, serta beristirahat dari aktivitas padat juga efektif untuk mencegah pikun dan mendukung memori.
Selain menjalankan kebiasaan sehat di atas, ada beberapa faktor yang sebaiknya dihindari untuk menjaga daya ingat tetap optimal. Berikut beberapa di antaranya:
- Sering konsumsi makanan cepat saji atau tinggi gula berlebihan
- Penggunaan gadget berlebihan tanpa diselingi olahraga otak
- Merokok
- Mengonsumsi alkohol berlebihan
- Kurang minum air putih
Beberapa penyakit, seperti depresi, gangguan tiroid, kekurangan vitamin B12, dan demensia, juga bisa menyebabkan seseorang mudah lupa. Oleh karena itu, jika daya ingat menurun drastis atau Anda memiliki masalah kesehatan tersebut, segera periksakan diri ke dokter.
Sumber: Alodokter
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar