Maling Pisang, Dua Pemuda di Candimulyo Babak Belur Dimassa

BNews—CANDIMULYO—Gara-gara dua tundun pisang seharga Rp 140 ribu, dua pemuda bertato menangis di keroyok massa di Candimulyo (8/10). Pasalnya kedua pemuda tersebut ketahuan mencuri pisang di sebuah kebuh milik warga.

Kapolsek Candimulyo AKP membenarkan kejadian pencurian tersebut. “Benar telah tertangkap dua pemuda mencuri dua tundun pisang di sebuah kebun. Kebun tersebut milik Prayitno warga Dusun Karang Ampel Desa Tampir Wetan Kecamatan Candimulyo Selasa kemarin (8/10) sekitar pukul 12.30 wib,” katanya saat dikonfrimasi Borobudur News (10/10).

Pelaku diketahui bernama Muhamad Rizki, 20 dan Arif Sulhanudin, 16 keduanya warga Desa Bumirejo, Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. “Kedua pemuda itu tertangkap basah oleh warga saat mencuri pisang,” imbuhnya.

Untuk kronologi kejadian awalnya ketika salah satu warga melihat ada dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor Mio warna putih membelok berjalan menuju ke arah kebun. “Saat itu warga yang melihat memberitahukan kepada warga lain bahwa ada sepeda motor mencurigakan berjakan menuju kebun,” terangnya.

MIRIS: Dua pemuda ini babak belur dimassa setelah mencuri dua tundun pisang (8/10)--(Foto:Istimewa)
MIRIS: Dua pemuda ini babak belur dimassa setelah mencuri dua tundun pisang (8/10)–(Foto:Istimewa)

Selanjutnya Warga Masyarakat mendatangi lokasi jalan kebun  untuk menghadang kendaraan tersebut. “Selang sekitar 30 menit pada pukul 13.00 wib, kendaraan mio putih terlihat berjalan menuju kearah jalan raya berboncengan dengan membawa karung warna putih yang berisi buah pisang. Warga langsung menghadang dengan cara jalan ditutup dengan Gerobak,” paparnya.

Loading...

Saat diberhentikan pelaku ditanya “mencuri pisang tow kamu?”. Dan ternyata benar,  Pelaku tidak bisa mengelak atas perbuatanya dan langsung ditangkap dan dihakimi.

“Selanjutnya kedua pelaku diamankan di rumah Kadus Karang Ampel Desa Tampir wetan Candimulyo Magelang. Dan melaporkan ke Polsek Candimulyo,” tegasnya.

Selanjutnya petugas Polsek Candimulyo menjemput kedua pelaku untuk dibawa ke kantor untuk penyelidikan lebih lanjut. “Kepada pelaku kita kenakan pasal 363 karena ternyata mereka resedivis,”pungkasnya. ( bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: