Larangan Mudik Lebaran 2021, Berikut 10 Pos Penyekatan di Yogyakarta

BNews—YOGYAKARTA— Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberlakukan seleksi kendaraan yang hendak melintasi jalur utama maupun alternatif di wilayah Yogyakarta. Mereka mendirikan sepuluh pos penyekatan selama masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021.

Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan, kesepuluh pos ini didirikan guna menutup ruang gerak bagi para pemudik yang hendak melintasi jalur utama maupun alternatif.

“Jalur alternatif kita tidak memberikan ruang gerak bagi para pemudik atau masyarakat yang bertujuan mudik ke Yogyakarta (DIY),” kata Iwan selepas apel gelar pasukan Ops Progo 2021 di Mapolda DIY, Sleman, Rabu (5/5). Dilansir dari CNNIndonesia.

Dia menjelaskan, kesepuluh pos penyekatan itu aktif selama 24 jam. Namun bagi mereka yang memperoleh dispensasi perjalanan luar daerah akan dihalau masuk ke DIY.

Iwan melanjutkan, nantinya selama masa pelarangan mudik juga akan ada patroli dari jajaran sebagai bantuan anggota yang bertugas di pos penyekatan. “Ada patroli-patroli dari bantuan artinya dari satgas bantuan yang akan terus melaksanakan patroli mengimbangi pos-pos pelayanan terpadu yang bersifat stasioner,” ujarnya.

Kesepuluh pos ini tersebar di lima kabupaten/kota yang berada di DIY. Pos itu meliputi dua pos utama di Tempel dan Prambanan, Sleman. Masing-masing mengawasi pintu masuk ke DIY dari Magelang dan Klaten, Jawa Tengah.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Pos utama lainnya berlokasi di Temon, Kulon Progo yang berbatasan langsung dengan Purworejo, Jawa Tengah. Adapun ketujuh pos lainnya berfungsi menjaring pemudik dari jalur alternatif. Antara lain pos Piyungan, Sedayu, dan Srandakan di Bantul; pos Wirobrajan dan Gejayan di Kota Yogyakarta; pos Hargodumilah dan Bedoyo di Gunungkidul.

Meski pos Bedoyo sifatnya hanya pendukung, namun fungsinya memonitor akses pendatang melalui Wonogiri, Jawa Tengah. “Kalau kita mencermati sepuluh titik tersebut sebenarnya sudah tidak ada peluang lagi masyarakat masuk tanpa diperiksa oleh petugas,” klaimnya.

Operasi Ketupat 2021 sendiri berlangsung selama 12 hari periode pelarangan mudik. Operasi yang digelar di seluruh wilayah hukum Polda DIY ini melibatkan 1.395 personel yang tersebar di seluruh polres. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: