Lokasi 5 Simpang Susun Jalur Tol Bawen-Magelang-Jogja

BNews—MAGELANG— Penandatangan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Jogjakarta-Bawen telah dilakukan oleh pemerintah dan beberapa pihak terkait. Pendatanganan bertempat di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, belum lama ini.

Dari saluran YouTube resmi Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, diketahui bahwa PPJT tersebut dilakukan antara Kementrian PUPR dan konsorsium pemenang lelan. Yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Data Kementrian PUPR menyatakan bahwa trase Jalan Tol Jogjakarta-Bawen akan menghubungkan Jogja-Solo-Semarang (Joglo Semar) dan mempersingkat waktu tempuh ke kota-kota tersebut. Proyek tol ini memiliki panjangn 75, 82 kilometer dan membutuhkan investasi sebanyak Rp17,7 triliun.

Jaln tol ini melintasi di wilayah Jawa Tengah sepanjang 67,05 kilometer dan Daerah Istimewa Jogjakarta sepanjang 8,77 kilometer. Nantinya Jalan Tol Jogjakarta-Bawen, Jalan Tol Semarang-Solo dan Jalan Tol Solo-Jogjakarta akan menghubungkan tiga kawasan yang disebut segitiga emas.

Selain menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan, juga meningkatkan akses dari dan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Candi Borobudur dan sekitarnya serta Candi Prambanan Kalasan dan sekitarnya.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Terdapat lima simpang susun (SS) dan Jungtion (JC) yang tersebar diberbagai titik, yaitu:

1. JC Bawen

2. SS Ambarawa

3. SS Temanggung

4. SS Magelang

5. SS Borobudur

6. SS Banyurejo

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Sementara itu, pembangunan tol akan dibagi dalam enam seksi pengerjaan, yakni:

1. Seksi I Jogjakarta-Banyurejo 8,25 kilometer.

2. Seksi II Banyurejo-Borobudur 15,26 kilometer

3. Seksi III Borobudur-Magelang 8,08 kilometer

4. Seksi IV Magelang-Temanggung 16,46 kilometer

5. Seksi V Temanggung-Ambarawa 22,56 kilometer

6. Seksi VI Ambarawa-Bawen 5,21 kilometer.

Titik awal dari jalan tol tersebut dimulai dari JC Bawen yang terletak di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.  JC Bawen akan terkoneksi dengan Jalan Tol Semarang-Solo. Kemudian SS Ambarawa menghubungkan jalan tol dengan jalan nasional Ambarawa-Bawen.

SS Temanggung yang terletak di Pringsurat, Temanggung menghubungan jalan tol dengan akses nasional Magelang-Semarang. Lalu SS Magelang yang terletak di Kota Magelang menghubungan jalan tol dengan jalan nasional Magelang-Semarang.

Untuk SS Borobudur yang berada di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, akan menghubungkan jalan tol dengan akses jalan nasional Magelang-Jogjakarta dan terkoneksi dengan jalan raya Borobudur.

SS Banyurejo di Kabupaten Sleman, akan menghubungkan jalan tol dengan akses jalan Tempel, Sleman. Jalan Tol Jogjakarta-Bawen akan dibangun dengan dua kali dua lajur dengan masing-masing lajur memiliki lebar 3,6 meter. Kemudian rencana kecepatan pada jalur utama 80 kilometer perjam.

Jalan tol tersebut akan dibangun dengan struktur grade sepanjang 69,68 kilometer. Kemudian struktur elevated sepanjang 6,15 kilometer di Ringroad Barat Jogjakarta, di atas selokan Mataram. (mta/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: