Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Lonjakan Kasus, Kini Ada 930 Pasien Positif Di Kabupaten Magelang

Lonjakan Kasus, Kini Ada 930 Pasien Positif Di Kabupaten Magelang

  • calendar_month Rab, 16 Feb 2022

BNews–MAGELANG–  Ledakan kasus pasien positif di Kabupaten Magelang terjadi kembali. Dilaporkan dalam satu hari terdapat tambahan 250 pasien, sehingga saat ini total 930 positif (15/2/2022).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid Kabupaten Magelang, Nanda Cahya Pribadi membenarkan hal tersebut.  “Ada tambahan 250 orang positif dan sembuh 44 orang,” katanya.

Untuk tambahan pasien positif tersebut, lanjut Nanda terbanyak dari Kecamatan Mertoyudan 90 orang dan Bandongan 52 orang.

“Ada juga dari Salaman 4, Windusari 4, Mungkid 31,  Muntilan  23, Salam 23, Sawangan 11, Tempuran 14, Grabag 14; Srumbung 9, Kaliangkrik 5, Secang 9, Pakis  1, dan Candimulyo 24 orang,” imbuhnya.

Sementara untuk pasien konfirmasi sembuh, lanjut Nanda ada 44 orang. “Untuk yang sembuh yakni dari Mertoyudan  22, Borobudur : 1; Kajoran : 1; Muntilan : 2, Salam : 2,  Sawangan : 2, Grabag : 1, Secang : 1, dan Bandongan : 12,” paparnya.

Sehingga, lanjut Nanda saat ini kasus pasien konfirmasi aktif atau positif covid mencapai 930 Orang. Rinciannya pasien dirawat di Rumah Sakit ada 59 Orang dan Isolasi Mandiri sebanyak 871 orang,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa per tanggal 15 Februari 2022, Kabupaten Magelang masuk ke PPKM Level III. Hal itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 10 Tahun 2022.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Jadi kita akan segera menyusun Instruksi Bupati untuk menindaklanjuti Inmendagri Nomor 10 ini sebagai pedoman/acuhan pelaksanaan kegiatan di masyarakat maupun di lingkungan Kabupaten Magelang,” jelas, Nanda saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (15/2/2022).

Terkait dengan berbagai kegiatan, Nanda menerangkan juga akan dirumuskan sesuai dengan ketentuan sebagaimana pemberlakuan PPKM Level III. Untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan terus dievaluasi karena beberapa waktu lalu sudah ada sekolah yang guru dan muridnya terkonfirmasi.

Apabila ada sekolah baik itu guru atau siswanya terkonfirmasi, maka akan diminta untuk diberhentikan dulu kegiatan PTM dilanjutkan dengan pembelajaran secara online atau daring sambil di sekolah tersebut dilakukan disinfektisasi.

“Diberikan waktu juga untuk yang terkonfirmasi bisa melakukan isolasi mandiri atau isolasi terpusat,” terang, Nanda.

Lebih lanjut, Nanda menjelaskan terkait dengan kegiatan masyarakat Pemerintah Kabupaten Magelang juga sedang merumuskan kembali. Terutama kegiatan pernikahan, sesuai Inmendagri bahwa kegiatan pernikahan itu diperbolehkan di gedung 25 persen.

Tetapi nanti akan diatur kembali mengingat kasus terkonfirmasi di Kabupaten Magelang juga cukup tinggi, maka akan dilakukan pengaturan yang lebih ketat untuk kegiatan resepsi maupun pernikahan di masyarakat.

Dari beberapa laporan, lebih lanjut Nanda mengatakan bahwa kasus terkonfirmasi banyak di dominasi oleh pelaku perjalanan dari luar kota. Namun demikian, saat ini penyebarannya sudah merambah sampai klaster keluarga.  

Ia juga mengatakan bahwa, Varian baru Omicron sudah ditemukan di wilayah Kabupaten Magelang. Maka sudah dapat dipastikan bahwa kasus yang menyebar di wilayah Kabupaten Magelang ini adalah varian Omicron.

“Karena sampling yang dikirimkan adalah Omicron, berarti kasus yang ada di Kabupaten Magelang adalah Omicron jadi tidak perlu dipastikan kembali,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 sesuai arahan Presiden salah satunya adalah dengan penggunaan masker secara disiplin, termasuk juga dengan menjaga jarak, dan menjahui kerumunan.

“Sekali lagi kami menghimbau kepada warga masyarakat, meskipun kita sudah masuk pada Level III kita tidak boleh panik, tidak boleh resah justru momentum level III ini kita kembali mendorong agar pengetatan protokol kesehatan kita galakan kembali, terutama penggunaan masker, rajin cuci tangan pakai sabun, dan menghindari kerumunan, yang belum faksin segera didorong untuk segera vaksin,” tutur, Nanda. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less