Magelang Aman, Semua Pihak Sepakat Damai

BNews—MAGELANG— Kasus tawuran antar sekelompok massa dan juga sebagian anggota organisasi kemasyarakatan di Kota Magelang bersepakat mengakhiri konflik.

BNews—MAGELANG— Kasus tawuran antar sekelompok massa dan juga sebagian anggota organisasi kemasyarakatan di Kota Magelang bersepakat mengakhiri konflik. Mereka akhirnya berdamai dan berjanji akan menjaga kondusifitas Kota Magelang.

Kesepakatan damai tersebut tertuang dalam surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani kedua belah pihak yang terlibat pertikaian. Semua bersekapakat menjaga Magelang Damai.

Advertisements


Penandatanganan dilakukan di Mapolres Magelang Kota. Difasilitssi oleh Kapolres Magelang, Dandim 0705 dan Sekda Kota Magelang.


Ada empat poin kesepakatan dalam surat pernyataan tersebut. Diantaranya kelompok masyarakat dan ormas yang terlibat tawuran menyudahi pertiakanya. Mereka juga bersepakat mencegah terjadinya tawuran susulan dengan mengendalikan anggotanya.

Selain itu, segala bentuk kejadian yang melanggar aturan perundang undangan sepenuhnya akan diserahkan kepada Polres Magelang Kota. “Alhamdulillah kita bersepakat menjaga kerukunan dan kebersamaan,” kata Kapolres Magelang AKBP Idham Mahdi.

Dalam surat pernyataan itu nampak ada tujuh orang yang membubuhkan tanda tangan. Diantaranya dari pihak korban, kelurahan Rejowinangun selatan, Magersari, Paten Gunung, Tidar Sari, GPK, dan Pemuda Pancadila.

Sebelumnya diberitakan tawuran pecah di ruas Jalan Tidar Kota Magelang, (21/4), malam. Beruntung aksi yang dipicu masalah pribadi itu, tidak meluas dan berhasil dihalau oleh polisi dengan tembakan peringatan. Tawuran dipicu persoalan pribadi salah satu warga yang juga anggota ormas di Magelang. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: