Mahasiswa Luar Daerah Datang Ke Jogja, Harus Patuhi Buku Petunjuk

Bnews—YOGYAKARTA—Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengeluarkan buku pedoman. Yakni petunjuk protokol kedatangan mahasiswa dari luar daerah DIY ke Kota Yogyakarta.

Buku tersebut secara resmi ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Jogja, Aman Yuriadijaya pada 3 Agustus 2020 lalu. Ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah mengisi aplikasi kedatangan melalui situs kuliahlagi.jogjakota.go.id.

”Semua yang datang ke Jogja harus mengisi laman tersebut sesuai tahap-tahap yang ada di buku petunjuk,” ungkap Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Jumat (7/8/2020). Seperti dikutip dari Harianjogja.com.

Dia menjelaskan, mahasiswa yang datang harus membawa surat Rapid Diagnostic Test (RDT). Bila yang bersangkutan tidak membawa, maka akan diminta untuk RDT di fasilitas kesehatan yang ada di DIY dengan biaya mandiri.

Sebelum berangkat ke Yogyakarta, mahasiswa harus mengisi aplikasi kedatangan pada situs kuliahlagi.jogjakota.go.id untuk mendapatkan kode QR. Pada situs tersebut, mahasiswa diminta melengkapi profil dan mengisi screening mandiri serta mengunggah bukti RDT atau Swab.

Mahasiswa harus melaporkan kedatangannya kepada pemilik kos/asrama dan atau Ketua RT setempat. Selain itu, juga kepada universitas untuk menunjukkan bukti-bukti yang ada dan Kode QR agar diverifikasi.

Terakhir, mahasiswa diwajibkan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. ”Screening mandiri yang dilakukan mahasiswa ini, hampir mirip dengan Corona Monitoring System (CMS) bagi pelaku perjalanan,” pungkas Heroe. (*/mta)

Loading...
Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: