Mahasiswa UM Magelang Dampingi Pembentukan Kube Petani Gula Lereng Merbabu

BNews—-CANDIMULYO– Kelompok Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) laksanakan kegiatan di lereng Merbabu. Mereka melaksanakan Program Pengabdian pada Masyarakat Terpadu (PPMT) di Desa Tempursari Kecamatan Candimulyo Magelang.

Program mereka kali ini fokus dalam pembentukan Kube kepada petani gula di Desa Tempursari. Dimana sejarah singkat dari KUBE yang sebenarnya merupakan salah satu program pemerintah pusat. Dan fokusnya ada pada Kementrian Sosial RI khususnya di Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Kemiskinan.

Program Kube tersebut bertujuan untuk memberdayakan kelompok masyarakat miskin. Dalam pengertian lain dapat diartikan sebagai salah satu organisasi yang dapat menampung inspirasi pengusaha kecil yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya.

Ketua Gapoktan Desa Tempursari Kusnanto, mengatakan bahwa di Dusun Tempursari 1 terdapat 20 petani gula jawa. Dimana mereka dalam pengerjaannya banyak menggunakan tenaga keluarga, yaitu suami istri.

“Meskipun di Desa Tempursari ini sudah ada Kelompok Wanita Tani (KWT), tetapi ini tidak berjalan. Serta tidak dapat memfasilitasi berjalannya kegiatan transaksi dan koperasi pada umumnya,” katanya.

Berdasarkan hal tersebutlah, kelompok PPMT UMM yang diketuai oleh Dosen Tuessi Ari purnomo dan 6 orang mahasiswa terjun langsung ke lapangan. Keenam mahasiswa tersebut yakni Ahmad Hafid Kurniawan, Muhammad Fatoni, Imam Rahmat Hartono, Anggilala Nianda Puteri dan Nurul Syofiyatun.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Loading...
NEWS: Sesi foto bersama setelah sosialisasi pembentukan Kube (14/3/2020)-(Foto: adv)
NEWS: Sesi foto bersama setelah sosialisasi pembentukan Kube (14/3/2020)-(Foto: adv)

Mereka melakukan kerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Magelang dalam melaksanakan program tersebut. Mereka mula dengan sosialisasi pembentukan KUBE untuk petani gula jawa cetak di dusun Tempursari.

Kegiatan tersebut telah dilaksanakan 14 Maret 2020 lalu di Aula Balai Desa Tempursari. Sebanyak 20 petani wanita gula jawa turut hadir, dengan disaksikan Kepala Desa Tempursari Dahroni, Ketua Gapoktan  Kusnanto. Serta sebagai nara sumber dari Disperindagkop dan UMKM, Fai dan  Rini.

Rini selaku perwakilan dari unit UMKM Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Magelang menyampaikan bahwa produk UMKM jadi produk unggulan. Hal tersebut sesuai pesan dari Bupati Kabupaten Magelang, Zaenal Arifin.

“UMKM ini menjadi produk unggulan dari Kabupaten Magelang, maka perlu adanya sinergitas bersama. Hal ini antara masyarakat pengelola UMKM dengan Dinas terkait dalam rangka mewujudkan cita-cita Kabupaten Magelang,” katanya.

Dijelaskannya, hal ini merupakan satu langkah yang baik, ada semangat dan keinginan petani gula jawa di Desa Tempursari untuk membentuk KUBE. “KUBE ini merupakan satu langkah kecil tapi memiliki dampah besar dan luar biasa terhadap kesejahteraan,” pungkasnya. (adv)

nb : Kegiatan ini berlangsung sebelum ada himbauan larangan berkumpul karena wabah virus corona.

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: