Mahasiswa UNIMMA Gelar Program Kampung Cerdas Di Magelang

BNews–MAGELANG – Kecerdasan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan keahlian untuk menyelesaikan masalahnya.

Pada hakikatnya setiap individu memiliki beberapa kecerdasan diantaranya kecerdasan bahasa/linguistik, logis-matematis, visual spasial, kinestetik, interpersonal; intrapersonal, musikal, dan naturalis.

Tetapi kombinasi dan porsi kecerdasan yang dimiliki tiap individu tidak sama tergantung pada bagaimana cara mengembangkan segala kecerdasan yang telah ada.

Dengan memahami bahwa tiap individu terlahir dengan berbagai jenis kecerdasan; diharapkan para pendidik tidak hanya menganggap bahwa siswa yang cerdas dan berprestasi hanyalah siswa yang cerdas secara akademik.

Karena ada berbagai potensi besar lainnya yang dimiliki siswa selain kemampuan dibidang akademik saja. Kedelapan kecerdasan dapat beroperasi dalam mendampingi secara independen satu sama lain.

Berbekal teori kecerdasan majemuk seorang guru secara tidak langsung dapat menguasai dan belajar berbagai metode pembelajaran. Sehingga fungsi guru sebagai pendidik, pembimbing, pelatih, penasehat, pembaharu, pendorong kreativitas, pembangkit; dan evaluator sehingga anak didik dapat berhasil secara optimal.

Oleh sebab itu, Mahasiswa jurusan program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Magelang adakan program Program PLP II. Dimana yang semestinya dilaksanakan di sekolah Namun pada tahun-tahun sebelumnya ini disiasati dengan membuat program pengganti menjadi kampung cerdas. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan di Dusun Bintaro Desa Gunungpring Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kegiatan ini dilaksanakan sekitar 40 hari, dimulai pada tanggal 23 November 2020 dan berakhir tanggal 28 Desember 2020.

Kelompok PLP II ini beranggotakan Arif Khoirudin, Aditya Wisnu Mahendra, Balgis Riski Ramadhani, Dias Eka Wardhani, Frida Wiryani, Fadilah Hasti Cahyaningtyas; Fitri Suciyati, dan Nindya Retia Safitri.

Kegiatan tersebut  dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Dosen pembimbing kegiatan ini yaitu Septiyati Purwandari, M.Pd.

Rangkaian program kegiatan ini selain merupakan salah satu mata kuliah dan program dari kampus. DImana juga bertujuan untuk membantu proses belajar anak-anak sekolah dasar di Dusun Bintaro. Dimana pada masa pandemi seperti ini anak-anak perlu membutuhkan pendampingan belajar; karena disisi lain anak-anak merasa bosan dan jenuh dalam pembelajaran jarak jauh atau secara daring.

Selain itu, jika kegiatan pembelajaran jarak jauh kurang pendampingan, maka dikhawatirkan anak-anak kurang memanfaatkan waktu untuk belajar.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Peserta yang mengikuti kegiatan kampung cerdas ini berjumlah 38 anak. Karena kegiatan ini dilaksanakan di masa pandemi, maka tim PLP II Dusun Bintaro menerapkan protokol kesehatan yang sudah direkomendasikan oleh pemerintah; yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Kegiatan ini saya dukung. Karena saya harap kegiatan ini bisa membantu proses belajar anak-anak dan para warga juga sangat berterima kasih terhadap mahasiswa,” Ungkap Ilham Abadi, selaku Kepala Desa Gunungpring, Muntilan.

Perlu diketahui, kegiatan ini bertujuan merangsang kecerdasan setiap masing-masing anak dengan mengkolaborasikan berbagai kecerdasan dalam pembelajaran. Salah satu contoh kegiatan sepeti pada pembelajaran matematika. Dimana yang mengacu pada kecerdasan logika matematika dikolaborasikan dengan kegiatan bernyanyi, bermain, maupun gambar. Disini siswa dapat merangsang semua kecerdasan dalam satu kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini juga menjadi alternatif hiburan anak-anak yang bosan dengan kegiatan dirumah.

Siti Aminah, salah satu orang tua siswa menyambut baik dengan adanya kegiatan-kegiatan PLP II yang dilaksanakan oleh mahasiswa Unimma. “Saya tentunya mendukung program-progran yang diharapkan bisa bermanfaat untuk semua kalangan,” imbuhnya. 

“Wah mas mbak, terima kasih banyak sudah dibantu mengajar anak-anak. Selama ini dirumah orang tua yang jadi guru, malah suka marah-marah karena kewalahan mengajar anaknya sendiri, semangat yaa!!”, ungkap Suryani, salah satu dawis di Dusun Bintaro.

Kegiatan PLP II ini merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa PGSD semester 7. Dimana kegiatan PLP II merupakan kegiatan lanjut para mahasiswa yang telah melaksanakan mata kuliah PLP I pada semester 3.

Dengan adanya mata kuliah ini, diharapkan para mahasiswa bisa mengobservasi dan melihat bagaimana guru memanage siswa. Dan tentunya melakukan program-program cara mengajar guru dan mengenal lingkungan sekolah. (adv)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: