Mahasiswa UNIMMA Terapkan Permainan Tradisional Dalam Program Kampung Cerdas

BNes-MAGELANG– Adanya pandemi membuat kegiatan pada berbagai bidang mengalami kendala. Salah satunya pada bidang pendidikan. Siswa yang seharusnya belajar di sekolah, terpaksa harus belajar di rumah.

 Hal tersebut membuat para orang tua menjadi kesulitan untuk mengajar anaknya di rumah, karena orang tua yang bekerja juga memiliki kesibukannya sendiri. Permasalahan tersebut yang mendasari diadakannya kampung cerdas oleh PGSD UNIMMA.

Mahasiswa PGSD UNIMMA mengadakan program kampung cerdas di dusun Bumen Jelapan, Karangrejo, Borobudur, Magelang. Mereka adalah Asri Setyaningsih, Divya Kreswinnanda, Nur Aisya Hemas Pertiwi, Lita Della Cahya Maudianti;  Ongke Ageng Pamorti, dan Adil Latal Khusna dengan dosen pembimbing Galih Istiningsih, M.Pd.

Program ini bertujuan untuk mendampingi siswa dalam pembelajaran pada masa pandemi. Pendampingan belajar dilaksanakan dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis multiple intelligence.

Sebelum dilaksanakan pembelajaran siswa melakukan mengisi angket MIR (Multiple Intelligence Research) untuk memetakan tipe kecerdasan siswa.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Kegiatan diikuti oleh kurang lebih 30 siswa dari berbagai sekolah dasar mulai dari kelas rendah hingga kelas tinggi. “Warga sangat mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan kampung cerdas ini, karena membantu orang tua dalam mendampingi siswa belajar di tengah masa pandemi.” Ucap Amin Wastoni selaku kepala dusun Bumen Jelapan.

Program kampung cerdas di dusun Bumen Jelapan dilaksanakan selama 40 hari yang dimulai sejak awal bulan Desember lalu.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini dikemas melalui kegiatan “Fun Learning” sehingga selama kegiatan pembelajaran lebih menyenangkan dan siswa tidak mudah bosan.

Selama kegiatan pembelajaran siswa belajar sesuai dengan tingkat kelasnya. Selain fun learning mahasiwa PGSD UNIMMA juga menggunakan metode pembelajaran berbasis multiple intelligence yang mengkolaborasikan beberapa kecerdasan dalam satu kegiatan pembelajaran. Seperti kegiatan menyanyi, menggambar, dan permainan.

Kegiatan fun learning dilaksanakan dengan permainan tradisional diantaranya engkling, petak umpet, gobag sodor, ular naga, dan permainan tradisional lainnya. Permainan tradisional memiliki banyak manfaat salah satunya yaitu melatih kreativitas anak dan dapat menghilangkan stress.

Kegiatan fun learning bertujuan untuk melatih kecerdasan kinestetik, intrapersonal, dan naturalis; serta untuk melestarikan budaya permainan tradisional yang sudah jarang dimainkan oleh anak-anak zaman sekarang.

Adanya kampung cerdas ini diharapkan dapat bermanfaat bagi mahasiswa yaitu mampu mengimplementasikan pengetahuan yang didapat; yakni selama menempuh perkuliahan dan mengembangkan diri untuk menjadi pribadi yang dibutuhkan sebagai guru professional. Bagi masyarakat diharapkan mampu bermanfaat dalam membantu proses pembelajaran jarak jauh. (adv)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: