Bikin “Ngiler” Mangut Pintjoek Blabak Siap Sambut Pemudik

BNews—MUNGKID—Liburan di Magelang jangan lupa singgah di kuliner special satu ini. Mangut Pintjoek, sebuah rumah makan yang berlokasi di jalur wisata km.01 Blabak-Ketep Pass/Sawangan tepatnya di Jetis Mungkid, Kabupaten Magelang.

Magelang memang terkenal dengan makanan khasnya mangut, apa lagi mangut ikan beong yang aslin dari sungai. Di tempat ini pengunjung akan ditawarkan berbagai olahan masakan mangut yang kaya akan rempah-rempah bumbu dapur, tentunya akan membuat lidah para pengunjung tak berhenti bergoyang.

Advertisements


“Disini kita menawarkan berbagai olahan masakan mangut, antara lain mangut belut, mangut ikan beong, mangut wader, mangut ikan kotes, dan berbagai mangut iwak kali (ikan yang berasal dari sungai),” ungkap pemilik waru Sri Wahyu Ningsih kepada Borobudur News.

Dan yang menjadi pembeda rumah makan mangut pintjoek ini selain rasa yang istimewa juga cara penyajian. “Kami sajikan dengan model pinjtoek, yakni tempat makan yang dinamakan pincuk dimana biasanya hanya menggunakan daun pisang namun kami taruh pincuk bamboo agar lebih aman selain beralaskan daun pisang. Dan hal ini yang membuat rasa masakan mangut lebih istimewa,” imbuhnya.


Disebutkan oleh Sari bahwa olahan masakan Mangut tersebut merupakan masakan legendaris yang khas berasal dari Kabupaten Magelang, yang sering kali diburu oleh para pendatang dari berbagai daerah. Selain rasanya yang gurih bersantan, masakan tersebut juga identik dengan rasa pedasnya. Kendati demikian, ia juga memberikan pilihan bagi para pengunjung yang tidak terlalu menyukai rasa pedas.

KULINER : Penyajian mangut di sebuah wadah disebut pincuk beralaskan daun yang menambah sedap masakan ini (Foto--Istimewa)
KULINER : Penyajian mangut di sebuah wadah disebut pincuk beralaskan daun yang menambah sedap masakan ini (Foto–Istimewa)

“Memang masakan mangut identik dengan pedas. Tapi kita memberikan pilihan juga mangut yang tidak pedas dengan tambahan lombok ceplus (cabai utuh yang disendirikan),” sebutnya.

Diakui juga, warung ini dalam sehari bisa mencapai 150 porsi habis terjual. “Memang benar kami baru buka beberapa bulan, namun ciri khas kami sudah banyak memancing pemburu kuliner data kesini,” akunya.

KULINER : Beberapa langganan Warung Makan Mangut Pintjoek ini sangat menikmati makanan disana )FOto--Istimewa)
KULINER : Beberapa langganan Warung Makan Mangut Pintjoek ini sangat menikmati makanan disana )FOto–Istimewa)

Warung makan Mangut Pintjoek ini pada hari biasa kami buka setiap hari dari pukul  08.00-18.00 WIB. “Sementara untuk harga masih relative standar yakni , bisa relatif dan terjangkau. Selain itu, warung tersebut juga memiliki sajian minuman khas bagi para pengunjungnya, yaitu wedang uwuh dan es tape susu,” paparnya.

Sari menceritakan bahwa, proses pengolahan masakan mangut miliknya masih menggunakan cara tradisional, yaitu menggunakan tungku dan kayu bakar untuk memberikan cita rasa yang khas pada masakan. “Kami memang menjaga ke khasan mulai dari proses pengolahan hingga penyajiannya, sehingga kami namakan Mangut Pintjoek yang berarti mangut yang di pincuk dengan daun pisang,” pungkasnya. (bsn)

KLIK : Lokasi Map Warung Makan Mangut Pintjoek

KLIK : Akun Instagram @Mangun_Pintjoek

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: