SMK Negeri Salam Tanam Pohon dan Buat Biopori, Perkuat Langkah Menuju Sekolah Adiwiyata 2026
- calendar_month 28 menit yang lalu

Mantap .. Dukung Aksi Janaka Siswa SMK N Salam Kompak Tanam Pohon dan Bikin Biopori
BNews-MAGELANG – Semangat para siswa dan siswi SMK Negeri Salam, Kabupaten Magelang, dalam mendukung Program Aksi Janaka (Akselerasi Jaringan Kerja Adiwiyata) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang patut diapresiasi. Pada tahun 2026 ini, sekolah tersebut terus memperkuat komitmennya untuk mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan atau Sekolah Adiwiyata.
Sebagai bentuk implementasi nyata, SMK Negeri Salam menggelar kegiatan penanaman pohon dan pembuatan lubang biopori di lingkungan sekolah, Kamis (18/6/2026). Kegiatan dilakukan di berbagai titik dengan memanfaatkan lahan yang masih tersedia di kawasan sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMK Negeri Salam, Budiyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendukung program pelestarian alam.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sekolah terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kualitas ekosistem di lingkungan pendidikan,” jelas Budiyanto di sela pelaksanaan Program Aksi Janaka.
Bibit pohon yang ditanam merupakan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan penghijauan dan penguatan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.
Budiyanto menegaskan, predikat Sekolah Adiwiyata harus diwujudkan melalui aksi nyata dan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan, bukan sekadar pemenuhan administrasi maupun portofolio.
Menurutnya, dengan ketersediaan lahan sekolah yang masih cukup luas, program penanaman pohon menjadi prioritas karena memberikan manfaat jangka panjang bagi kenyamanan lingkungan, kualitas udara, serta kelestarian alam di kawasan sekolah.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PSPK) DLH Kabupaten Magelang, Uswatun Wulandari; menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon dan pembuatan lubang biopori merupakan bagian penting dari upaya konservasi lingkungan.
Ia mengatakan, lubang biopori memiliki fungsi untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah sehingga dapat mengurangi potensi genangan sekaligus membantu menjaga ketersediaan cadangan air tanah.
“Keberadaan lubang biopori, juga dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik menjadi kompos secara alami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wulandari menyampaikan bahwa menanam pohon dan membuat lubang biopori merupakan investasi lingkungan yang memberikan banyak manfaat bagi kehidupan.
Menurutnya, pohon berperan menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, menurunkan suhu udara, serta menciptakan lingkungan belajar; yang lebih nyaman dan sehat bagi warga sekolah.
“Di sisi lain, lubang biopori membantu meningkatkan resapan air hujan, mengurangi risiko banjir, menjaga cadangan air tanah, dan mendukung; pengelolaan sampah organik secara ramah lingkungan,” jelas Wulandari.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh warga sekolah diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan aktif berpartisipasi; dalam berbagai aksi nyata pelestarian alam.
Dengan dukungan Program Aksi Janaka, SMK Negeri Salam optimistis dapat mewujudkan Sekolah Adiwiyata yang tidak hanya unggul dalam aspek administrasi; tetapi juga mampu membangun budaya peduli lingkungan yang diterapkan secara nyata dan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. (*/al)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar