Memahami 3 Pahlawan Nasional Berdasarkan Weton

BNews–MAGELANG– Dalam primbon Jawa setiap weton memiliki hitungan yang dapat menggambarkan karakter orang berweton tersebut. Primbon Jawa juga menyebutnya ‘mangsa’, sebuah falsafah Jawa kuno yang digunakan untuk mengenal lebih dalam seseorang.

Ketiga pahlawan nasional berikut, memiliki mangsa yang sama yaitu Desta. 3 Pahlawan ini adalah Raden Ajeng Kartini, Ki Hajar Dewantara dan Ismail Marzkui. Meskipun memiliki weton yang berbeda, namun ada kesamaan pada mangsa ketiganya.

Sebelum mengetahui makna dari mangsa ‘desta’ itu sendiri, megutip dari Primbon Jawa, kita kenali dulu ketiga pahlawan tersebut melalui perhitungan lahirnya.

Raden Ajeng Kartini

Raden Ajeng Kartini salah satu pahlawan nasional perempuan yang memperjuangakan hak sosial, hukum dan pendidikan khususnya untuk para wanita Indonesia.

Jadi, bersyukurlah kita sebagai wanita Indonesia yang pernah diperjuangkan kesetaraannya oleh R. A. Kartini

Beliau lahir pada 21 April 1879 dan memiliki weton Senin Pahing. Sifat yang lahir pada weton tersebut tegas, dan tidak akan terpengaruh oleh omongan orang lain bila tidak menemukan alasan untuk mempercayainya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBODUR NEWS

Meskipun demikian, beliau adalah seorang yang perasa, jujur, beriba, dan bercita-cita tinggi. Beliau adalah pekerja giat yang tidak suka menghambur-hamburkan hasil jerih payah.

Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara adalah seorang pahlawan yang menjunjung tinggi sebuah pendidikan, ia juga dikenal sebagai aktivis. Nama yang diberikan saat beliau lahir sebenarnya adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat.

2 Mei 1889 adalah lahirnya beliau ke muka bumi ini. Tanggal lahir beliau juga ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional. Weton yang dimiliki 2 Mei 1889 adalah Kamis Legi.

Mereka yang lahir pada hari Kamis Legi memiliki cita-cita yang mulia dan nilai-nilai yang tinggi. Mereka terkadang amat bijaksana, dikarenakan kemampuannya untuk melihat prospek jangka panjang dari suatu hal.

Ismal Marzuki

11 Mei 1914 adalah kelahiran dari seorang Ismail Marzuki. Beliau adalah seorang komponis ternama di Indonesia.

Semua karyanya selalu terkenang dalam lagu-lagu yang diciptakannya. Hari ini, 10 November 2021, Google Doodle juga ikut mengenang Ismail Marzuki di hari Pahlawan ini.

Senin Kliwon weton lahirnya Ismail Marzuki menunjukkan bahwa beliau adalah orang yang bersedia mengorbankan semuanya untuk membela keluarga.

Pada dasarnya beliau mudah memaafkan dan tidak suka mendendam. Weton ini adalah orang yang pandai dengan kata-kata dan itu terbukti dari suksesnya menjadi seorang penulis lagu.

Kemudian, dari ketiga pahlawan tersebut memiliki mangsa yang sama yaitu ‘Desta’. Secara umum mangsa desta memiliki daya pengaruh yang sangat kuat. Dipercaya dilindungi oleh Batara Yamadipati yang bisa berkuasa dalam kehidupannya.

Mereka yang terlahir pada mangsa ‘Desta’ kalem dan lemah dalam mengerjakan segala sesuatu pekerjaan. Tetapi semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya selalu dapat selesai pada saatnya, karena orang Desta selalu mempunyai kiat tersendiri dalam mengerjakan segala sesuatu. Sistimatis dan praktis, sehingga dengan santai, dia dapat merampungkan pekerjaan.

Ada beberapa tanda khas sebagai petunjuk seseorang kelahiran mangsa ‘Desta’ yang termudah adalah mengamati penampilan. Karena orang dengan mangsa ini tampil dengan segala kerapiannya, baik itu pakaian maupun cara menyisir rambut. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!