MERIAH !! Ratusan Siswa SMP Muhammadiyah Muntilan Adu Ketrampilan Memasak
- calendar_month Rab, 14 Des 2022

Ratusan siswa SMP Muhammadiyah Muntilan (Muhika), Kabupaten Magelang, antusias mengikuti lomba memasak antarkelas
BNews–MAGELANG--Suasana tampak berbeda di SMP Muhammadiyah Muntilan (Muhika), Kabupaten Magelang (13/12/2022). Pasalnya ratusan siswa tampak antusias mengikuti lomba memasak antarkelas.
Lomba yang bertajuk Mas Akbar (Masak Makan Bareng), para siswa ditantang membuat satu menu makanan dan satu minuman segar. Kelas VII membuat menu bakso, kelas VIII membuat sate ayam, dan kelas ix membuat nasi goreng. Lomba ini pun sukses membuat para siswa kembali sumringah, pasca melewati penilaian akhir semester (PSA).
Waka Kesiswaan SMP Muhika Habibi Akhsanul Haq menyebutkan ada 600 siswa yang terlibat dalam aktivitas lomba memasak ini. Tidak ada yang menganggur, karena tiap siswa mendapat tugas masing-masing.
“Karena lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kekompakan antarsiswa,” jelasnya, di aula SMP setempat, Selasa, (13/12).
Melalui lomba ini, jiwa wirausaha ditumbuhkan. Khususnya di bidang kuliner. Karena diakui, beberapa siswanya sering membantu orang tua berjualan makanan.
“Bagi yang belum pernah berjualan, muncul ide-ide baru untuk wirausaha,” imbuhnya.
Sebelum lomba ini, para siswa juga mengikuti lomba e-sport. Kemudian lomba paduan suara Muhammadiyah, mendesain motif batik Muhika, dan membuat konten video kegiatan semarak jeda akhir semester.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Setelah lomba memasak, Muhika juga menggelar Muhika Art Festival. Pada acara ini, para siswa akan mengikuti lomba tari kreasi nusantara; paduan suara lagu daerah, drama cerita rakyat, dan band akustik.
Target yang ingin kita capai dari kegiatan ini adalah para siswa semakin mencintai budaya nusantara, memiliki keterampilan nonakademik, serta menumbuhkan kepercayaan diri mereka.
“Kami juga ingin membuat Muhika menjadi sekolah yang menyenangkan untuk para siswa,” ucapnya.
Peserta, Alvina Aurelia Siregar, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. Dari lomba memasak ini, ia merasakan kebersamaan dan kekompakan dengan teman-teman sekelasnya. Momen seperti ini sangat jarang bisa didapatkan.
“Senang, karena ternyata kita semua bisa kompak mengikuti lomba, dari mulai persiapan, belanja, memasak, sampai menyajikannya,” ujarnya.
Usai memasak, para siswa menghidangkan satu menu makanan dan minuman untuk dinilai di meja juri. Para juri merupakan guru Muhika. Sedangkan indikator penilaiannya, yakni rasa dan komposisi hidangan, kesesuaian tema, kebersihan, keindahan penyajian, kekompakan antartim. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2


Saat ini belum ada komentar