Meski 8 Warganya Meninggal Positif Covid, Kini Kabupaten Magelang Jadi Zona Orange

BNews–MUNGKID– Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang saat ini berstatus zona orang dengan skor 1,96. Dimana sebelumnyya pada akhir tahun 2021 hinggal awal 2021 masuk zona merah.

Dwi Susetyo, Anggota Bidang Penanganan Satgas Covid-19 yang juga Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang membenarkan hal tersebut. Meski demikian, warga diwilayah ini tetap diminta menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Ia menyebutkan, untuk tingkat kecamatan, zone merah hanya ditempati Kecamatan Bandongan. Sedang yang lain, masuk zone orange.

“Untuk zone kuning, dari 21 kecamatan diwilayah ini, hanya ada dua kecamatan. Yakni Kecamatan Dukun dan Ngablak. Merah hanya Bandongan dan lainnya orange,” katanya (22/1/2021)/

Sementara Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, mentakan pada hari ini ada tambahan 8 pasien terkonfirmasi yang meninggal. Mereka berasal dari Kecamatan Muntilan 2 orang. Kemudian lainnya tersebar di Salaman, Mertoyudan, Borobudur, Salam, Grabag dan Secang.

“Kini total pasien terkonfirmasi yang meninggal, ada 192 orang. Terkait hal ini, kami minta seluruh warga di kabupaten magelang tanpa kecuali, untuk meningkatkan kesadaran akan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Selain ada tambahan yang meninggal, saat ini juga ada tambahan 63 pasien terkonfirmasi baru. Mereka tersebar di Tempuran 14 orang, Mertoyudan 11, Srumbung 10, Muntilan 6, Borobudur 5, Candimulyo 4 dan Bandongan 3 orang. Selain itu juga ada di Kaliangkrik dan Secang, masing-masing 2 orang serta satu orang tersebar di Salaman, Kajoran, Salam, Ngluwar, Grabag, dan Pakis.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Meski demikian, saat ini juga ada 11 pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh. Delapan diantaranya dari Kecamatan Borobudur dan satu orang di Windusari, Salam serta Candimulyo.

“Dengan tambahan itu semua, jumlah kumulatifnya menjadi 7427 orang. Rinciannya, 1487 dalam penyembuhan, 5748 sembuh dan 192 meninggal,” jelasnya.

Sedang untuk pasien suspek, ada tambahan 11 orang. Namun ada 12 yang dinyatakan sembuh dan 4 alih status menjadi terkonfirmasi.

“Empat orang itu, berasal dari Kecamatan Borobudur, Muntilan, Kaliangkrik dan Secang. Dengan demikian, jumlah kumulatif pasien suspek ada 1313 orang. Terdiri dari 116 dirawat, 1064 sembuh, 28 menjalani isolasi mandiri dan 105 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: