MIRIS…Ratusan Anak Masuk RSJ Karena Kecanduan Gadget

BNews–NASIONAL— Ratusan anak di Cisarua Jawa Barat di bawa ke RSJ Cisarua. Pasalnya mereka mengalami kecanduan gadget.

Pihak RSJ Cisarua mengaku, dalam sebulan di tahun di tahun 2019 ini menangani 11-12 anak kecanduan gaged. “Biasanya usianya diantara 7-15 tahun yang dibawa kesini karena kecanduan gadet,” ungkap Sub spesialis kesehatan jiwa anak dan remaja, dr Lina Budiyanti.

Advertisements


“Tidak hanya spesifik kecanduan game, ada juga karena YouTube. Ada remaja yang menonton YouTube seharian hingga muncul gejala psikologis,” Imbuhnya.


Tak dapat dipungkiri anak-anak yang aktif bermain dengan rekan sebayanya di luar rumah menjadi semakin sedikit. Dapat dilihat di berbagai kesempatan, anak-anak semakin sering memegang ponsel baik itu untuk bermain game atau sekadar menonton video.

Padahal terlalu banyak main ponsel memiliki dampak yang jauh lebih besar bagi perkembangan anak. Berikut efek buruk penggunaan gadget berlebihan pada anak.

1. Perkembangan otak menurun drastis
Penelitian telah menunjukkan terlalu banyak bermain ponsel berdampak negatif pada otak anak bahkan menyebabkan keterlambatan pembentukan kognitif, gangguan belajar, peningkatan impulsif dan penurunan kemampuan untuk mengatur diri sendiri.

2. Kerusakan mata
Penggunaan gadget berlebihan dapat menyebabkan pengeringan cairan di mata yang menyebabkan infeksi mata dan mempengaruhi penglihatan. Cahaya biru yang dipancarkan oleh ponsel mencegah pelepasan melatonin yang menyebabkan gangguan tidur pada anak.

3. Nyeri leher dan punggung
Banyak orang tua yang tidak menyadari penggunaan gadget pada anak mampu merusak postur tubuh mereka. Main ponsel berlebihan menyebabkan nyeri punggung dan masalah otot pada anak. Postur duduk yang buruk akan sangat berbahaya bagi anak karena memengaruhi postur mereka seumur hidup.

4. Kecanduan
Jika orang tua terus menerus membolehkan anak bermain ponsel maka mereka akan mengalami gangguan kecanduan. Mengutip Kidslox, anak akan mengalami stres smartphone kronis yang akan dialami jika tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari ‘teman dunia maya’ yang membuat anak stres bahkan depresi.

“Oleh sebab itu peran orang tua dalam mengawasi anak harus lebih diperhatikan. Jangan terlalu banyak diperbolehkan bermain gadget demi kebaikannya,” pungkasnya. (bsn/internet)

1 Comment
  1. Ummu Najma says

    Sayangi Anak Tanpa Gadget

    Ngeri ya ternyata kasusnya. Anak-anak sampai masuk RSJ gegara gadget. Niat hati menyenangkan anak. Tapi petaka yang datang. Jangan sampai deh.
    Jaman sekarang semua mesti tertata. Rumah tangga harus terbina. Anak-anak harus terdidik. Orang tua wajib menjaga anak-anaknya. Menyayangi sepenuh hati.
    Mengajarkan pendidikan yang bervisi dunia akhirat. Dan yang jelas jangan sampai anak-anak kecaduan gadget. (Ummu Najma – Mertoyudan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: