MUI Magelang Larang Takbir Keliling, Apa Alasannya?

BNews—MUNGKID—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Magelang mengeluarkan surat himbuah terkait malam perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah. Surat tersebut ditujukan kepada Ketua MUI tingkat Kecamatan Se Kabupaten Magelang untuk diteruskan ke masyarakat.

Surat dengan nomor 31/MUI-Kab.Mgl/ V /2019 ini berisikan perihal Himbauan Idul Fitri. Dengan alasan menciptakan ketengan, kelancaran dan ketertiban dimalam Idul Fitri 1440 H, MUI menghimbau agar takbir keliling dijalan protocol hendaknya di hindari.

MUI juga menyarankan agar takbir di kumandangkan di masjid-masjid sekaligus untuk meramaikan masjid. MUI menghimbau demikian selain alasan diatas juga ada beberapa pertimbangan yang mereka tuliskan di surat yang ditanda tangani Ketua Umum MUI Kabupaten Magelang, Kh. Afifudin dan Sekertaris Umum MUI Kabupaten Magelang, H.Chamami pada 29 Mei 2019 lalu.

Pertimbangan pertama yakni melihat kejadian beberapa tahun yang lalu, tepatnya 3 tahun berturut-turut dalam perayaan takbir di jalan protocol menimbulkan korban jiwa. Kedua dengan adanya kelompok penyusup yang menimbulkan tawuran saat takbir keliling di jalan raya.

Alasan lain, kata MUI adalah menimbNf adanya keluhan umat islam lain pemakai jalan raya, yang tidak bisa pulang kampung untuk bayar zakat fitrah dan sholat idul fitri karena terhambat oleh pawai takbir yang memacetkan jalan protokol. Surat himbauan tersebut juga ditembuskan kepada Bupati Magelang dan Kapolres Magelang. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: