Nenek Sakit yang Tidur Di Tanah Akhirnya Dibawa ke RSUD

BNews–BOROBUDUR— Reaksi nitizen terhadap sebuah video yang memperlihatkan seorang nenek yang sakit dan tidur di dalam rumah beralaskan tanah membuahkan hasil. Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk langsung merujuk Mbah Urip ke RSUD Muntilan.
     “Tadi dari Dinas Sosial langsung datang katanya habis ada telfon dan informasi yang disampaikan Ketua DPRD (Magelang),” kata Sumanda salah satu warga.
     Sekitar pukul 19.30 malam sebuah ambulan dayang ke Rumah Mbah Urip di Dusun/Desa Tuksongo Kecamatan Boroudur. Ditemani suaminya Mbah Marto, dia kemudian dirujuk ke RSUD Tidar.
   Camat Borobudur Nanda Cahaya Pribadi juga langsung menuju Rumah Mbah Urip. Dia ingin memastikan langsung kondisi di lapangan. Pihaknya baru tahu kabar tersebut dari laporan yang bersumber dari sosial media.
     Sebelumnya sebuah video yang berdurasi kurang dari 1 menit menggegerkan nitizen. Video menceritakan kisah Andi Sarid petugas pendataan eKTP Di Dusun Tuksongo II Rt:02 Rw:05 Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Di mendapati salah satu warga lansia bernama mbah urip sedang tergeletak sakit di atas tanah didalam rumahnya.
     Dari keterangan mbah marto selaku suami dari mbah urip bahwa pasangannya sudah sakit selama 2 tahun dan tdk bisa apa-apa dan hanya tergeletak di tanah dalam rumahnya. mereka punya 3 anak tapi sudah meninggal semua.
       Mengetahui keadaan seperti itu pak andy memanggil warga dan mengangkat mbah urip untuk di pindah ke depan di atas tempat tidur yg hanya beralaskan tikar saja. .
“Semoga pihak pemerintah dan dinsos setempat bisa segera mendatangi mbah urip ini,” pungkas caption video itu.
      Belum 1 jam video ini di sebarkan sudah mencapai 1500 viewer lebih dan puluhan comentar yang ikut prihatin dengan keadaan mbah urip. Dalam postingan tersebut, penggungah berharap kepedulian dari pemerintah khususnya Dinas Sosial mau mendatangi dan membantu mbah urip.
     Disaat seperti ini memang dibutuhkan pejabat yang aktif di Sosial Media. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: